Connect with us

Selebriti

Jennifer Coppen Ungkap Mantan Pengasuh Lalai Urus Kamari: Selalu Main Hp, Ganti Popok Gak Dicebokin

Jennifer Coppen memecat pengasuh anaknya, Nia Carpenter, karena dinilai lalai dalam merawat putrinya dan melanggar privasi keluarga dengan merekam diam-diam.

Logompn

Published

on

Jennifer coppen ungkap mantan pengasuh lalai urus kamari selalu main hp, ganti popok gak dicebokin
Jennifer Coppen. Gambar : Instagram/@jennifercoppenreal20

MPN Indonesia 15 Oktober 2025 - Jennifer Coppen memutuskan untuk memecat pengasuh anaknya, Nia Carpenter, setelah menemukan sejumlah pelanggaran dalam pekerjaan Nia, mulai dari kelalaian merawat putrinya, Kamari, hingga pelanggaran privasi keluarga.

Keputusan itu diumumkan langsung oleh Jennifer melalui video klarifikasi di akun TikTok pribadinya @jennifer.coppen pada Senin (13/10).

Ia mengaku sudah cukup sabar memberikan peringatan kepada Nia, namun kelalaian yang berulang membuatnya tak bisa lagi menoleransi.

Kelalaian dalam Merawat Anak

Menurut Jennifer, Nia kerap mengabaikan tugas-tugas dasarnya sebagai pengasuh dan lebih sering sibuk bermain ponsel.

Ia menilai pengasuh tersebut kurang memperhatikan kebersihan dan kenyamanan Kamari.

“Dia selalu main HP, dia enggak merawat Kamari dengan benar. Kadang-kadang Kamari digantiin pampers enggak dicebokin, kadang-kadang Kamari enggak disikatin giginya,” ujar Jennifer dalam klarifikasinya, dikutip MPN Indonesia pada Rabu (15/10).

Jennifer juga menyebut bahwa penampilan anaknya sering tampak tidak terurus meski dirinya sudah menyiapkan banyak pakaian bersih dan baru.

“Kamari pakai baju selalu itu-itu melulu, padahal aku selalu belanjain Kamari baju banyak banget,” jelasnya.

Pelanggaran Privasi yang Tak Bisa Ditoleransi

Selain soal kelalaian, Jennifer mengungkapkan adanya pelanggaran privasi yang dilakukan oleh Nia.

Ia menuduh mantan pengasuhnya itu kerap merekam dirinya dan teman-temannya secara diam-diam tanpa izin.

“Setiap kali aku nongkrong bersama teman-teman aku yang selebriti atau apa dia selalu rekamin diam-diam sampai teman-teman saya pada ngerasa risih,” ungkap Jennifer.

Lebih lanjut, Jennifer menemukan bahwa Nia membuat akun media sosial kedua yang berisi konten tentang Kamari tanpa sepengetahuannya.

Baca Juga:  Ditanya Onad soal Respons jika ada yang Pindah Agama, Habib Ja'far: Jangan Memprovokasi Jangan Intoleransi

“Belum lagi dia bikin second account ya di mana saya di-block di akun itu dan full isinya Kamari,” tambahnya.

Akumulasi Pelanggaran Jadi Alasan Pemecatan

Jennifer menyatakan bahwa berbagai tindakan tersebut sudah melebihi batas toleransi.

Ia menilai tindakan Nia bukan hanya bentuk kelalaian, tetapi juga pelanggaran etika dan kepercayaan.

Akumulasi dari semua peristiwa itu akhirnya membuat Jennifer mengambil keputusan untuk memecat Nia.

Namun, ia menyayangkan sikap mantan pengasuhnya yang justru menggambarkan dirinya seolah menjadi pihak yang terzalimi dan memilih mengundurkan diri.

(ELG/NID/RAD)

Trending