Connect with us

Lifestyle

Mengenal Sejarah Blind Date, Ternyata Sudah Hits Sejak 1920-an Lho!

Tradisi blind date berkembang dari abad ke-20 hingga kini hadir di Indonesia lewat Blind Date Experience by Rumor.

Logompn

Published

on

Mengenal sejarah blind date, ternyata sudah hits sejak 1920 an lho!
Ilustrasi Blind Date. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 22 Oktober 2025 - Tradisi blind date, atau kencan buta, telah dikenal sejak awal abad ke-20 dan terus berkembang hingga saat ini, termasuk di Indonesia.

Blind date merujuk pada pertemuan dua orang yang belum pernah saling bertemu sebelumnya, dengan harapan bisa menjalin hubungan romantis.

Istilah ini pertama kali muncul dalam cetakan surat kabar Amerika Serikat antara tahun 1921 hingga 1925.

Perkembangan Blind Date di Dunia

Dikutip MPN Indonesia dari Merriam Webster Dictionary, blind date diperkirakan berasal dari praktik perjodohan yang dilakukan komunitas Yahudi di Eropa Timur pada abad ke-19.

Di Amerika Serikat, blind date mulai dikenal luas setelah menjadi tema utama dalam film berjudul Blind Date tahun 1934, yang dibintangi oleh Ann Sothern dan Neil Hamilton.

Istilah ini kemudian semakin populer melalui acara radio bertajuk Blind Date pada 1943, lalu beralih ke televisi pada akhir 1940-an.

Fenomena blind date kini juga merambah ke Indonesia. Salah satu bentuk pelaksanaannya adalah acara Blind Date Experience Jakarta yang diselenggarakan oleh Rumor Media melalui Rumor Experience.

Acara tersebut mengusung konsep perjodohan untuk mempertemukan peserta yang belum saling mengenal.

Blind date adalah pertemuan antara dua orang yang belum saling mengenal sebelumnya, tanpa mengetahui identitas atau latar belakang masing-masing.

Sensasi misteri dan kejutan karena tidak tahu siapa yang akan ditemui membuat pengalaman ini terasa unik dan berbeda dari kencan pada umumnya.

Mengutip dari CITS, konsep ini juga dikenal dalam budaya Tiongkok kuno sebagai xiangqin, yaitu proses perkenalan antarkeluarga sebagai bagian dari ajang perjodohan.

Baca Juga:  Antusiasme Peserta Blind Date Experience Season 1 Part 3 Membludak!

Tradisi ini kembali populer di Tiongkok sejak akhir 2004, dengan banyak orang tua berkumpul di taman-taman publik seperti Taman Zhongshan dan Zi Zhu Yuan di Beijing untuk mencarikan pasangan bagi anak mereka.

Di Korea Selatan, blind date telah menjadi bagian dari budaya sosial yang umum dilakukan oleh generasi muda.

Terdapat dua jenis blind date di negara ini, yaitu mee-ting (kencan berkelompok) dan sogeting (kencan individu yang ditujukan untuk mencari pasangan serius).

Blind Date Experience by Rumor

Blind Date Experience Season 1 Jakarta by Rumor Experience berlangsung pada bulan Oktober hingga November 2025. Acara ini dipandu oleh dua host, Sherly Xu seorang influencer and beauty relationship dan Irfan Rizaldie yang sekaligus merupakan Event Coordinator Blind Date.

Sesi kegiatan dimulai dengan speed dating lima menit dalam kondisi mata tertutup. Kegiatan ini dilanjutkan dengan couple games.

Setelah sesi couple games, peserta menikmati makan malam bersama dalam sesi dinner dan dilanjutkan dengan sharing session yang memberikan ruang bagi mereka untuk berbagi cerita. 

Dalam wawancara, Sherly Xu mengungkapkan pengalamannya pertama kali menjadi host dalam acara blind date tersebut.

“Yang paling pertama pastinya senang banget bisa dipercaya oleh Rumor, dan ada deg-degannya juga karena memang baru pertama kali menjadi host untuk acara blind date, experience yang baru sih,” ujar Sherly Xu kepada MPN Indonesia, Senin (20/10).

Ia menambahkan bahwa tantangan utama adalah mencairkan suasana agar peserta lebih nyaman.

“Sebelum rundown pertama dimulai, kita banyak ngobrol dengan peserta supaya sudah saling kenal dan ada connection, jadi saat rundown dimulai mereka sudah tidak asing dengan host-nya dan lebih fokus kenal dengan sesama peserta,” ujarnya.

Baca Juga:  Tim Rumor Pastikan Privasi Peserta Blind Date Experience Dijamin Aman!

Acara blind date ini semakin menarik karena Rumor Experience menghadirkan special performance dari penyanyi pendatang baru, Alika Shafira.

(ADN/NID/RAD)

Trending