Connect with us

Selebriti

Kini Diciduk Polisi, Onad Ternyata Dulu Pernah pakai Narkoba dan Berhenti karena Takut Ditangkap

Mantan vokalis Killing Me Inside, Onadio Leonardo, kembali terjerat kasus narkoba meski dulu pernah mengaku berhenti karena takut hukum.

Logompn

Published

on

Kini diciduk polisi, onad ternyata dulu pernah pakai narkoba dan berhenti karena takut ditangkap
Onadio Leonardo atau Onad. Gambar : Instagram/@onadioleonardo_official

MPN Indonesia 31 Oktober 2025 - Onadio Leonardo atau Onad kembali diamankan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat terkait dugaan penyalahgunaan narkotika.

Penangkapan dilakukan pada Jumat (31/10), dan hingga kini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Onad untuk mendalami kasus tersebut.

Kasus kriminal ini menjadi yang kedua bagi mantan vokalis grup musik Killing Me Inside itu tersandung perkara serupa.

Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai jenis narkoba yang ditemukan dalam penangkapan tersebut.

Kasus Kedua yang Menjerat Onad

Onadio Leonardo bukan nama baru dalam kasus narkotika. Ia dikenal terbuka soal masa lalunya yang pernah terjerat penggunaan narkoba.

Dalam podcast Denny Sumargo yang diunggah pada 20 Desember 2020, Onad secara gamblang mengakui bahwa dirinya pernah menggunakan narkotika atas kehendaknya sendiri.

“Gua hancur. Memang itu pilihan gua. Kan gua bilang, I love drugs, I love alcohol. I love so much,” ujar Onad dalam podcast tersebut, dikutip MPN Indonesia pada Jumat (31/10).

Ia juga menegaskan bahwa keputusannya untuk menggunakan narkoba bukan karena tekanan lingkungan atau masalah keluarga.

“Gua gak pernah broken home. Kakak gua dua-duanya S2 di Australia. Bapak gua lumayan cukup kaya,” ungkapnya.

Perjalanan Karier dan Gaya Hidup Onad

Onadio Leonardo dikenal publik sejak muda melalui band Killing Me Inside.

Popularitasnya menanjak di dunia musik, kemudian ia merambah dunia akting dan YouTube.

Namun, kariernya tidak lepas dari gaya hidup yang ia akui tidak stabil sejak usia 21 tahun.

Baca Juga:  Tragis! Bayi 6 Bulan Meninggal Dunia usai Dibanting Ayah Kandung di Ciputat

“Killing Me Inside, di umur 21 tahun. Harusnya kalau gue bisa menjaga itu, I’m bigger-bigger-bigger in band. Tapi masalahnya gue mencandu obat terlarang,” kata Onad dalam video di kanal YouTube Atta Halilintar yang diunggah pada 25 Oktober 2020.

Ia mengaku saat masih muda dan mulai memiliki penghasilan, dirinya mencari kesenangan hingga akhirnya terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

“Karena di umur 21 tahun kan umur masih caur terus megang duit nih, lo bayangin. Pegang duit, nyari kesenangan, masih kecil, yang paling dekat kayaknya (narkoba) itu. Memang gue suka saja,” ucapnya.

Keputusan untuk Berhenti dan Pandangannya soal Lingkungan

Dalam kesempatan lain, Onad menyebut dirinya berhenti menggunakan narkoba karena takut akan konsekuensi hukum dan demi menjaga nama baik keluarga.

“Gua berhenti (pakai narkoba) karena takut ketangkep polisi. Hukum di Indonesia ini kan berbeda, ya,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa keputusan itu juga diambil agar tidak membuat orang tuanya kecewa. Menurut Onad, kecanduan narkoba tidak selalu disebabkan oleh lingkungan.

“Gue enggak pernah percaya kalau orang kecanduan narkoba itu karena lingkungan, enggak lagi. Dia suka, dia enggak tahu (rasanya), dia nyoba dulu,” imbuhnya.

Rasa penasaran disebutnya sebagai pemicu utama yang membuat seseorang terjerumus.

“Penasaran dulu, cuma begitu kecanduan (kemudian berdalih) ah ini gara-gara lingkungan, enggak lagi. Memang doyan tapi denial. Lo tahu itu salah tapi lo denial,” pungkasnya.

(ELG/NID/RAD)

Trending