Connect with us

Politik

Bahlil Ungkap Prabowo Pertimbangkan Usulan Golkar soal Soeharto jadi Pahlawan Nasional

Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan usulan Partai Golkar untuk menetapkan Soeharto sebagai pahlawan nasional.

Logompn

Published

on

Bahlil ungkap prabowo pertimbangkan usulan golkar soal soeharto jadi pahlawan nasional
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Gambar: Instagram/@bahlillahadalia

MPN Indonesia 4 November 2025 - Presiden Prabowo Subianto tengah mempertimbangkan usulan dari Partai Golkar untuk menetapkan Presiden ke-2 RI, Soeharto, sebagai pahlawan nasional.

Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan langsung aspirasi tersebut kepada Presiden di Istana Negara pada Senin (3/11).

“Bapak Presiden menerima aspirasi dari Golkar tentang permohonan Golkar agar Pak Harto, Presiden Soeharto, menjadi pahlawan nasional,” ujar Bahlil.

“Saya menerima dan akan mempertimbangkan,” sambungnya. Namun, proses penetapan tetap harus melalui mekanisme resmi yang berlaku.

Menurut Bahlil, Partai Golkar juga telah menyampaikan permohonan tersebut kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf sebagai bagian dari tahapan administratif.

“Sudah barang tentu itu lewat mekanisme internal, kan ada mekanisme yang harus dilalui,” jelasnya.

Mekanisme Pengajuan dan Pertimbangan Presiden

Proses penetapan gelar pahlawan nasional dilakukan melalui Keputusan Presiden setelah melalui tahapan di Kementerian Sosial dan Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebutkan bahwa daftar calon pahlawan nasional sudah diterima Istana. Kementerian Sosial sebelumnya mengajukan 40 nama, termasuk:

  • Soeharto (Presiden ke-2 RI)
  • Abdurrahman Wahid (Presiden ke-4 RI)
  • Marsinah (aktivis buruh)

“Presiden sedang mempelajari daftar nama calon penerima gelar pahlawan nasional tersebut,” kata Prasetyo Hadi pada Kamis (30/10).

“Mohon waktu, nanti kalau sudah waktunya dan Bapak Presiden sudah mengambil keputusan, akan diumumkan,” sambungnya.

Penilaian Golkar terhadap Soeharto

Menurut Bahlil, Partai Golkar menilai Soeharto memiliki jasa besar selama 32 tahun menjabat sebagai Presiden.

Ia menyebutkan keberhasilan di bidang pangan, energi, serta stabilitas ekonomi sebagai dasar pertimbangan.

Baca Juga:  Profil Jenna Ortega, Bintang Utama dalam Serial Wednesday

“Golkar berpandangan bahwa jasa Pak Harto ini cukup luar biasa dan Pak Harto adalah salah satu pendiri Partai Golkar,” kata Bahlil.

“Ketika inflasi kita sekian ratus persen, Indonesia terkenal dengan Macan Asia di saat itu, itu adalah tidak bisa terlepas dari jasa Pak Harto,” tambahnya.

Penolakan dari Sejumlah Elemen Masyarakat

Sejumlah organisasi masyarakat sipil dan akademisi menyatakan penolakan atas usulan pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soeharto.

Penolakan datang dari Kaukus Indonesia untuk Kebebasan Akademik (KIKA) serta sejumlah netizen di media sosial X yang menggunakan tagar #SoehartoBukanPahlawan.

Anggota KIKA, Herdiansyah Hamzah, menyebut pengusulan nama Soeharto sebagai bentuk pengkhianatan terhadap semangat Reformasi 1998.

Status Proses

Hingga saat ini, Presiden Prabowo belum mengambil keputusan final.

Proses lanjutan masih menunggu hasil kajian dari Dewan Gelar dan penilaian akhir dari Presiden.

Tidak ada keterangan resmi mengenai kapan pengumuman akan dilakukan atau berapa jumlah nama yang akan ditetapkan sebagai pahlawan nasional tahun ini.

(AKM/NID/RAD)

Trending