Connect with us

Otomotif

Motor Tiba-tiba Mati Saat Terabas Genangan Air Hujan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Motor sering mati saat hujan? Ketahui penyebabnya mulai dari cop busi getas, saringan udara basah, hingga korsleting kelistrikan, lengkap dengan cara mengatasinya.

Logompn

Published

on

Motor tiba tiba mati saat terabas genangan air hujan ini penyebab dan cara mengatasinya
Ilustrasi Motor Terabas Genangan Air Hujan. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 19 November 2025 - Motor yang tiba-tiba mati saat hujan sering dialami pengendara, terutama ketika menerobos genangan air.

Kondisi ini biasanya terjadi karena air masuk ke komponen penting sehingga mengganggu proses pembakaran atau sistem kelistrikan.

Jika tidak segera ditangani, motor bisa sulit dinyalakan dan mogok di tengah jalan.

Tiga komponen yang paling sering memicu motor mogok saat hujan adalah cop atau kepala busi yang getas, saringan udara yang kemasukan air, serta kabel terkelupas yang menimbulkan korsleting.

Komponen-komponen ini perlu mendapat perhatian ekstra selama musim hujan.

Penyebab Motor Mati Saat Hujan

Dikutip MPN Indonesia dari laman planetban.com, moladin.com, dan astra.co.id, berikut beberapa penyebab utama motor mogok saat hujan:

1. Gangguan pada Sistem Pengapian

Sistem pengapian terdiri dari busi, cop busi, kabel busi, koil pengapian, spul, dan rotor magnet.

Ketika motor mati mendadak, air bisa saja masuk ke bagian ini, terutama ke busi atau cop busi, sehingga percikan api terganggu dan pembakaran tidak berjalan normal.

2. Cop Busi Getas atau Retak

Cop busi yang sudah getas atau retak membuat air hujan lebih mudah masuk ke area busi.

Berdasarkan keterangan dari laman planetban.com, cop busi yang terbuat dari karet rentan retak karena berada dekat mesin yang panas.

Jika tidak pernah diganti selama 3–4 tahun, risiko kerusakan akibat paparan air hujan semakin tinggi.

Baca Juga:  Honda Vario Evo 160 Mengaspal dengan Harga Rp28 Jutaan, Lebih Garang dari Versi Lawas?

3. Air Masuk ke Karburator

Air yang masuk ke karburator akan mengubah campuran bahan bakar dan udara sehingga pembakaran tidak sempurna.

Hal ini membuat motor mogok atau sulit dinyalakan. Untuk mengatasinya, air harus dibuang dari mangkuk karburator dengan cara menutup keran bensin, membuka mangkuk, dan mengeringkannya.

4. Saringan Udara Basah

Saringan udara yang basah menghambat suplai udara ke ruang pembakaran. Akibatnya, tarikan gas menjadi berat dan mesin bisa mati mendadak.

Risiko ini meningkat jika penutup saringan udara renggang atau rusak sehingga air hujan lebih mudah masuk.

5. Korsleting Kelistrikan

Kabel yang terkelupas karena usia atau gesekan dapat menyebabkan korsleting saat terkena air hujan.

Kondisi ini mengganggu sistem kelistrikan, terutama pada bagian pengapian, dan membuat mesin mati tiba-tiba.

6. Knalpot Kemasukan Air

Saat motor menerobos banjir, air bisa masuk ke dalam knalpot dan mencampuri oli.

Jika ini terjadi, diperlukan pengurasan oli, pengecekan ulang sistem kelistrikan, dan pembersihan karburator.

7. Busi Kotor atau Rusak

Air hujan dapat membuat busi kotor dan menurunkan kemampuannya menghasilkan percikan api. Busi perlu dibersihkan menggunakan kain kering setelah mesin dingin.

8. Aki Bermasalah

Aki yang terkena air hujan tidak langsung rusak, tetapi suhu dingin dan kelembapan dapat menurunkan performanya.

Daya aki yang melemah memengaruhi sistem starter dan komponen kelistrikan motor lainnya.

Cara Mengatasi Motor Mati Saat Hujan

Beberapa langkah yang bisa dilakukan ketika motor mendadak berhenti saat hujan:

  • Periksa kondisi cop busi dan pastikan tidak ada air yang masuk.
  • Keringkan saringan udara jika tarikan gas terasa berat.
  • Cek kabel kelistrikan untuk memastikan tidak ada korsleting.
  • Jangan langsung menyalakan motor jika sempat terendam untuk menghindari water hammer.
  • Pindahkan motor ke tempat kering dan bawa ke bengkel terdekat.
  • Setelah menerabas banjir, lakukan pembersihan menyeluruh, termasuk mencuci motor dan memberikan pelumas ulang pada bagian yang terkena air.
Baca Juga:  Viral! Detik-Detik Ayah dan Anak Nyaris Tertabrak Kereta di Cilegon

Motor bisa mati saat hujan karena gangguan pada sistem pembakaran atau kelistrikan akibat masuknya air ke komponen penting.

Pemeriksaan rutin terhadap busi, saringan udara, dan kabel kelistrikan sangat penting, terutama saat memasuki musim hujan.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending