Connect with us

Internasional

Alami Kondisi Langka, Pria 78 Tahun Ini Punya Tiga Penis

Peneliti University of Birmingham menemukan kasus triphallia, kelainan genital langka, pada jenazah pria 78 tahun.

Adinda

Published

on

Alami Kondisi Langka, Pria 78 Tahun Ini Punya Tiga Penis
Alami Kondisi Langka, Pria 78 Tahun Ini Punya Tiga Penis. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 18 Oktober 2024 - Peneliti dari Fakultas Kedokteran University of Birmingham, Inggris, menemukan peristiwa unik selama melakukan pembedahan pada jenazah pria berusia 78 tahun.

Dalam penelitian ini, mereka mendapati bahwa pria tersebut memiliki tiga alat kelamin.

Kondisi ini dikenal sebagai triphallia, suatu kelainan langka yang hanya pernah dilaporkan satu kali sebelumnya dalam literatur medis.

Penemuan tersebut terjadi saat mahasiswa kedokteran mempelajari jenazah yang disumbangkan untuk keperluan medis.

Jenazah tersebut adalah seorang pria dengan tinggi sekitar 182 cm. Dari pemeriksaan luar, pria itu tampak memiliki genitalia normal.

Namun, pembedahan lebih lanjut mengungkap adanya dua penis tambahan yang tersembunyi di dalam kantung skrotum.

Detail Kondisi dan Proses Penemuan

Dalam laporan yang diterbitkan pada Journal of Medical Case Reports, peneliti menjelaskan bahwa dua dari tiga penis tersebut berukuran lebih kecil dan tersembunyi di dalam tubuh.

Penis utama dan sekunder berbagi uretra, yang pada awalnya berkembang di penis sekunder sebelum dialihkan ke penis utama.

Sementara itu, penis ketiga yang lebih kecil tidak memiliki struktur uretra.

Triphallia adalah kelainan langka yang belum sepenuhnya dipahami, tetapi diduga disebabkan oleh kelainan genetik yang memengaruhi perkembangan alat kelamin selama masa kehamilan.

Biasanya, perkembangan alat kelamin terjadi pada usia kehamilan 4 hingga 7 minggu, ketika tuberkulum genital berkembang di bawah pengaruh dihidrotestosteron (DHT).

Dalam kasus ini, kemungkinan terjadi triplikasi tuberkulum genital yang mengakibatkan terbentuknya tiga penis.

Para peneliti menyebutkan bahwa kondisi ini mungkin tidak terdeteksi selama hidup pria tersebut karena tidak ada gejala yang muncul.

Meskipun demikian, pria itu mungkin saja mengalami masalah fungsional di area genital, seperti infeksi saluran kemih, disfungsi ereksi, atau masalah kesuburan, namun hal tersebut mungkin tidak terlalu mengganggu karena tidak ada keluhan signifikan yang teridentifikasi.

Baca Juga:  Unik, Warga Kotagede Yogyakarta Rayakan HUT RI dengan Lomba Melamun

Kondisi Langka yang Jarang Terjadi

Laporan ini menandai peristiwa unik kedua terkait triphallia yang pernah tercatat dalam literatur medis.

Kasus pertama dilaporkan pada tahun 2020, melibatkan bayi baru lahir dengan tiga penis.

Hingga saat ini, belum ada informasi yang cukup mengenai bagaimana kelainan ini memengaruhi kehidupan sehari-hari seseorang, mengingat kelangkaannya.

Dalam kasus ini, para peneliti menyebutkan bahwa struktur uretra yang berliku-liku dapat mempersulit pemasangan kateter urine.

Namun, karena tidak ada gejala yang terdeteksi selama hidup pria tersebut, penis tambahan mungkin tidak pernah didiagnosis.

Lebih lanjut, para peneliti menduga bahwa riwayat operasi hernia inguinalis pada pria ini mungkin telah menyembunyikan keberadaan kelainan tersebut.

Para peneliti mencatat bahwa setiap kasus kelainan alat kelamin, seperti duplikasi penis, memiliki variasi yang cukup besar dalam fenotipenya.

Pada umumnya, kelainan duplikasi alat kelamin eksternal yang teridentifikasi pada masa kanak-kanak sering kali diikuti dengan tindakan pembedahan untuk mengangkat penis tambahan.

Namun, pada kasus duplikasi internal, seperti yang ditemukan pada pria ini, kondisinya sering tidak terdeteksi hingga dewasa karena gejalanya yang minimal atau tidak signifikan.

Journalism graduate with a passion for media and technology. With experience in SEO writing, shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Trending