Connect with us

Kriminal

Ustaz Kondang Evie Effendi jadi Tersangka KDRT terhadap Anak Kandungnya Sendiri

Evie Effendi dan tiga kerabatnya resmi jadi tersangka kasus KDRT. Pemeriksaan dijadwalkan Selasa atau Rabu pekan depan di Polrestabes Bandung.

Logompn

Published

on

Ustaz kondang evie effendi jadi tersangka kdrt terhadap anak kandungnya sendiri
Ustaz Kondang Evie Effendi jadi Tersangka KDRT terhadap Anak Kandungnya Sendiri. Gambar: Instagram/@evieefendie

MPN Indonesia 5 Desember 2025 - Ustaz kondang Evie Effendi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap anak kandungnya yang berinisial NAS (19).

Selain Evie, tiga orang kerabatnya juga ditetapkan sebagai tersangka oleh Polrestabes Bandung.

Penetapan ini diumumkan pada Jumat (5/12) oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung, Kompol Anton.

“Untuk perkara tersebut kami sudah menetapkan yang bersangkutan beserta tiga orang lainnya sebagai tersangka,” kata Kompol Anton di Mapolrestabes Bandung.

Evie Belum Ditahan

Evie Effendi belum ditahan dan dijadwalkan menjalani pemeriksaan pekan depan di Kantor Satreskrim Polrestabes Bandung, Jalan Badak Singa, Kota Bandung.

“Kami akan segera melakukan pemeriksaan dan sudah melayangkan surat pemanggilan pekan depan. Pemeriksaan akan dilakukan di Kantor Satreskrim Polrestabes Bandung,” ujar Anton.

“Kami jadwalkan hari Selasa atau Rabu, nanti kita lihat,” imbuhnya.

Evie Effendi dan tiga kerabatnya disangkakan melanggar Undang-Undang tentang Kekerasan dalam Rumah Tangga.

“Pasal yang disangkakan Undang-Undang KDRT, sesuai laporan yang dilaporkan anaknya,” ucap Anton.

Kasus ini dilaporkan oleh korban, NAS, pada 4 Juli 2025 dengan nomor laporan LP/B/985/VII/2025/SPKT/POLRESTABES BANDUNG/POLDA JAWA BARAT.

Menurut keterangan Anton, korban melaporkan telah mengalami kekerasan berbentuk pemukulan.

“Dari hasil pemeriksaan bentuk kekerasan berdasarkan keterangan dari si pelapor, itu bentuk pemukulan. Dan terhadap pelapor sendiri, kami sudah minta visum ke rumah sakit,” jelasnya.

Penyidik juga tengah mendalami barang bukti dan masih memeriksa saksi-saksi yang terkait.

Pemeriksaan Dilakukan Pekan Depan

Surat pemanggilan pertama telah dikirimkan kepada Evie Effendi. Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung pada Selasa atau Rabu pekan depan.

Jika tersangka tidak hadir sesuai jadwal, kepolisian akan mengirimkan surat pemanggilan kedua.

Baca Juga:  Pengelola Kebun Raya Bogor Berikan Sanksi Tegas ke Pelaku Vandalisme

“Nanti akan kita cek dulu. Kalau memang diterima alasannya, kalau tidak kami akan melayangkan surat panggilan kedua,” kata Anton.

Bila kedua panggilan diabaikan, polisi membuka kemungkinan untuk melakukan penjemputan paksa terhadap Evie Effendi.

Proses ini akan dilakukan berdasarkan evaluasi atas absensi tersangka terhadap dua panggilan resmi dari kepolisian.

Identitas ketiga kerabat belum dirilis ke publik, namun keterlibatan mereka terungkap dari hasil penyelidikan dan laporan yang dibuat oleh korban.

Penyelidikan terhadap kasus ini masih terus berjalan dan pihak kepolisian berfokus pada pemeriksaan lebih lanjut terhadap para saksi serta pendalaman alat bukti lainnya.

(AKM/NID/RAD)

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita6 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita30 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti39 minutes ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi46 minutes ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal56 minutes ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga1 hour ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional1 hour ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga3 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral3 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga3 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga4 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh
Berita4 hours ago

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh

Trending