Berita
Gedung Terra Drone di Kemayoran Jakpus Dilalap si Jago Merah, 7 Orang Dilaporkan Tewas
Kebakaran di Gedung Terra Drone, Kemayoran, menewaskan tujuh orang. Sebanyak 29 unit damkar dikerahkan dan proses evakuasi berlangsung dramatis dari lantai atas gedung.
MPN Indonesia 9 Desember 2025 - Kebakaran hebat melanda Gedung Terra Drone, bangunan tujuh lantai yang menjual pesawat tanpa awak atau drone, di Jalan Letjen Suprapto No.17, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa siang (9/12).
Peristiwa tersebut menyebabkan tujuh orang meninggal dunia setelah terjebak di dalam gedung saat api berkobar.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, membenarkan jumlah korban jiwa.
“Data sementara tujuh orang meninggal dunia,” ujar AKBP Roby kepada wartawan, Selasa (9/12).
Kebakaran gedung dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.34 WIB dan langsung diteruskan warga ke Command Center Gulkarmat DKI Jakarta.
Sebanyak 29 unit mobil pemadam kebakaran dan 101 personel dikerahkan untuk memadamkan api.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, juga mengonfirmasi adanya korban jiwa.
“Ya (sejumlah orang meninggal dunia),” kata Kombes Pol Susatyo.
Kronologi Kejadian dan Proses Evakuasi
Asap hitam tebal mulai terlihat dari lantai dasar gedung, yang diduga menjadi titik awal munculnya api.
Kebakaran dengan cepat membesar dan menjalar ke lantai atas sehingga membuat para karyawan panik dan berusaha menyelamatkan diri dengan naik ke lantai paling atas.
Terdapat total 21 orang yang terjebak, terdiri dari 15 perempuan dan 6 laki-laki.
Mereka terperangkap di lantai 3 dan 5 hingga petugas pemadam kebakaran melakukan evakuasi.
Proses penyelamatan berlangsung dramatis karena korban dievakuasi satu per satu menggunakan tali darurat dari luar gedung.
Seorang karyawan bernama Philip Florent yang ikut dievakuasi menggambarkan suasana mencekam saat api menyebar dan para pegawai berlarian ke lantai atas untuk mencari perlindungan.
Jumlah Korban Meninggal
Data sementara dari kepolisian dan petugas Damkar menyebut tujuh orang meninggal dunia dalam insiden tersebut. Korban terdiri dari empat perempuan dan tiga laki-laki.
Proses identifikasi masih berlangsung karena petugas masih melakukan penyisiran dan pendinginan pada bagian gedung yang terbakar.
Penanganan dan Dugaan Penyebab
Upaya pemadaman dimulai sekitar pukul 12.50 WIB dengan mengerahkan 29 unit mobil pemadam dan 101 personel.
Api berhasil dikendalikan pada sore hari dan proses pendinginan segera dilakukan.
Belum ada informasi resmi mengenai penyebab pasti kebakaran.
Dugaan awal menyebut api berasal dari lantai satu gedung, namun kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Hingga kini, area sekitar lokasi tetap dijaga pihak berwajib untuk memastikan kelancaran investigasi.
Data lengkap terkait korban luka juga masih menunggu rilis resmi dari otoritas.
(RIF/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
