Connect with us

Olahraga

Asnawi Klarifikasi dan Ungkap Kekecewaannya soal Isu Ban Kapten Timnas Indonesia

Asnawi Mangkualam memberikan klarifikasi terkait polemik ban kapten saat laga melawan China pada Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Logompn

Published

on

Asnawi klarifikasi dan ungkap kekecewaannya soal isu ban kapten timnas indonesia
Asnawi Klarifikasi dan Ungkap Kekecewaannya soal Isu Ban Kapten Timnas Indonesia | Gambar: Instagram/@asnawi_bhr

MPN Indonesia 12 Desember 2025 - Bek Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, memberikan klarifikasi terkait polemik ban kapten saat laga melawan China pada Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang digelar pada 15 Oktober 2024.

Klarifikasi ini disampaikan menyusul pernyataan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, yang menyinggung adanya ketidakharmonisan internal tim nasional.

Dalam podcast di kanal YouTube miliknya, Arya menyatakan bahwa posisi kapten utama saat itu seharusnya dipegang oleh Jay Idzes, bukan Asnawi.

Menanggapi pernyataan tersebut, Asnawi mempertanyakan dasar pernyataan Arya sambil menandai akun Jeong Seok Seo (Jeje), mantan penerjemah Shin Tae-yong, untuk membantu meluruskan informasi.

Dalam postingan lain, ia turut menyinggung ketidakberadaan Arya di lokasi saat itu.

“Tidak ada di lokasi, tapi klarifikasi seakan-akan benar adanya. Coba di publik, siapa yang memberitahu bapak perihal kapten itu? Apakah pelatih, pemain, atau official?” tulis Asnawi seperti dikutip MPN Indonesia pada Jumat (12/12).

Buka Suara soal Status Kapten

Dalam klarifikasinya, Asnawi menjelaskan bahwa keputusan untuk mengenakan ban kapten itu ditentukan oleh pelatih meski dirinya sudah berniat memberikannya kepada pemalin lain bahkan sebelum Piala Asia.

Asnawi bahkan sempat berdiskusi dengan pelatih Nova Arianto agar ban tersebut diberikan kepada Jordi Amat. Namun, saat itu Nova menyampaikan bahwa Shin Tae-yong masih mempercayakan ban kapten kepada Asnawi.

“Tapi ketika itu Coach Nova bilang ‘kamu yang masih dipercaya Coach Shin’,” tulisnya.

Lebih lanjut, Asnawi menyampaikan bahwa diskusi soal kapten telah dilakukan bersama pemain lain, yaitu Jay Idzes dari sebelum laga melawan Australia di GBK.

“Waktu itu setelah makan malam saya mengajak Jay, Sandy, Thom, dan Ridho untuk membahas soal kapten ini ke pelatih soal siapa first kapten dan vice. Ketika itu Coach Shin tetap mempercayakan first kapten ke saya dan Jay sebagai vice,” terangnya.

Baca Juga:  Ole Romeny Main di Klub Mana Sekarang?

Lebih lanjut, Asnawi mengungkapkan kekecewaannya karena merasa terus disudutkan dalam isu ini.

“Saya rasa masalah ini jika paham bola tidak perlu dibahas karena memang jelas alurnya seperti itu… tapi kenapa seakan-akan saya selalu disudutkan di permasalahan ini,” ujarnya.

Bantah Ada Masalah Internal

Merespons klaim Arya bahwa pencopotan Jay Idzes sebagai kapten menunjukkan ada masalah internal, Asnawi menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.

Ia meminta Arya menyebutkan pihak yang memberikan informasi tersebut.

“Kalau memang perkataan bapak itu benar, Jay sudah ditentukan sebagai first kapten melawan China, please let me know who telling you?” ujar Asnawi.

Ia juga menambahkan bahwa keinginannya menyerahkan ban kapten bukan karena tekanan eksternal, tetapi karena penilaiannya sendiri terhadap performanya.

“Jika saya diberikan kepercayaan saya bangga. Tapi ketika diberikan yang jauh lebih baik saya ikhlas. Dan itu sudah lama saya berniat untuk memberikan ke yang lain. Alasan saya ingin memberikan ke yang lain karena waktu itu saya rasa performa saya menurun dan ada yang lebih pantas,” jelasnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending