Connect with us

Musik

Vakum 3 Tahun, Harry Styles Comeback dengan Album Solo Keempatnya Kiss All The Time. Disco, Occasionally

Harry Styles resmi kembali dengan album keempat Kiss All the Time. Disco, Occasionally yang rilis 6 Maret, menandai akhir vakum tiga tahun dari dunia musik.

Logompn

Published

on

Vakum 3 tahun, harry styles comeback dengan album solo keempatnya kiss all the time. disco, occasionally
Vakum 3 Tahun, Harry Styles Comeback dengan Album Solo Keempatnya Kiss All The Time. Disco, Occasionally. Gambar : Instagram/@harrystyles

MPN Indonesia 16 Januari 2026 - Harry Styles resmi mengakhiri masa vakum tiga tahunnya dari dunia musik dengan mengumumkan album solo keempat bertajuk Kiss All the Time. Disco, Occasionally.

Dikutip MPN Indonesia dari The Guardian dan BBC pada Jumat (16/1), album ini dijadwalkan rilis pada 6 Maret dan diproduseri oleh Kid Harpoon, kolaborator lama yang terlibat dalam seluruh album Styles sebelumnya.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui Instagram pribadinya @harrystyles pada Kamis (15/1), bersamaan dengan perilisan sampul album yang menampilkan Styles mengenakan kacamata hitam dan berdiri di bawah bola disko di lapangan terbuka.

Album ini akan berisi 12 lagu, meski hingga kini belum ada judul lagu maupun potongan musik yang dibagikan ke publik.

Sebelum pengumuman resmi, kampanye teaser dilakukan secara global melalui papan iklan dengan pesan “kita ditakdirkan bersama” dan “sampai jumpa segera”.

Styles juga mengirimkan pesan suara kepada penggemar yang berisi potongan nyanyiannya, “we belong together.”

Lanjutan dari Kesuksesan Harry’s House

Album Kiss All the Time. Disco, Occasionally menjadi rilisan perdana Styles sejak Harry’s House yang dirilis pada 2022.

Album tersebut mencatat penjualan lebih dari empat juta kopi secara global, meraih triple platinum di Inggris dengan lebih dari 900.000 penjualan tersertifikasi, serta memenangkan penghargaan Album of the Year di Grammy Awards dan Brit Awards 2023.

Strategi Promosi dan Produk Pendukung

Peluncuran album ini didahului strategi promosi bernuansa misterius, termasuk peluncuran situs web webelongtogether.co dan kampanye pesan suara melalui WhatsApp.

Situs resmi Styles juga menawarkan berbagai paket merchandise, mulai dari edisi khusus piringan hitam, kaset, kaus, kamera analog edisi terbatas, hingga tas pinggang.

Baca Juga:  Prilly Latuconsina Hadiahi Diri Sendiri Kapal Yacht Seharga Rp2,5 M

Tingginya minat penggemar membuat situs tersebut sempat mengalami gangguan tak lama setelah pengumuman dilakukan.

Kampanye promosi juga diperkuat dengan kemunculan poster di berbagai kota dunia, seperti “See you very soon” di New York, “Here we go again” di Manchester, serta “A gente se vê em breve” di São Paulo.

Aktivitas Harry Styles Selama Vakum

Sejak tur Love On Tour berakhir pada Juli 2023 di RCF Arena, Italia, yang dihadiri lebih dari 100.000 penonton, Styles memilih menjaga profil rendah.

Ia terakhir merilis karya musik berupa lagu instrumental berdurasi delapan setengah menit berjudul Forever, Forever yang dibawakan pada konser penutup tur tersebut.

Sinyal kembalinya Styles ke industri musik kembali terlihat saat ia mengunggah video penampilannya pada 27 Desember dengan tulisan “kita saling melengkapi”.

Di luar musik, Styles menorehkan pencapaian di dunia olahraga dengan menyelesaikan Maraton Tokyo 2025 dalam waktu tiga jam 24 menit, lalu memecahkan rekor pribadinya di Maraton Berlin pada September dengan catatan dua jam 59 menit.

Ia juga sempat menjadi sorotan publik saat terlihat di Roma menunggu pengumuman paus baru, Leo XIV, sambil mengenakan topi bertuliskan “techno is my boyfriend”.

Latar Personal dan Perjalanan Karier

Album ini menjadi karya perdana Styles sejak wafatnya mantan rekan band One Direction, Liam Payne, pada Oktober 2024 di usia 31 tahun akibat jatuh dari balkon lantai tiga sebuah hotel di Buenos Aires.

Saat itu, Styles menyampaikan pernyataan, “kebahagiaan terbesar Payne adalah membuat orang lain bahagia, dan merupakan suatu kehormatan untuk berada di sisinya saat dia melakukannya.”

Selain bermusik, Styles juga aktif mendukung pendidikan musik.

Baca Juga:  Tengku Firmansyah Naik Jabatan usai Sebelumnya Berprofesi sebagai Tukang Las di Kanada

Ia menyuarakan dukungan terhadap seruan Ed Sheeran agar pemerintah menyediakan pendanaan bagi sekolah, pelatihan guru musik, tempat pertunjukan musik akar rumput, program magang, serta kurikulum yang beragam.

Styles pertama kali dikenal publik lewat ajang The X Factor pada 2010 sebelum bergabung dengan One Direction bersama Niall Horan, Louis Tomlinson, Liam Payne, dan Zayn Malik.

Meski hanya finis di posisi ketiga, grup tersebut menjelma menjadi fenomena global lewat lagu-lagu seperti What Makes You Beautiful, Story of My Life, dan Best Song Ever.

Setelah One Direction vakum pada 2016, Styles melanjutkan karier solo yang kian mengukuhkan posisinya di industri musik internasional.

(ELG/NID/RAD)

Trending