Politik
Noe Letto Resmi Dilantik jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional
Vokalis Letto, Noe, resmi dilantik sebagai Tenaga Ahli Madya Dewan Pertahanan Nasional oleh Menteri Pertahanan.
MPN Indonesia 19 Januari 2026 - Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Noe, vokalis band Letto, resmi dilantik sebagai Tenaga Ahli Madya di lingkungan Dewan Pertahanan Nasional (DPN).
Pelantikan dilakukan oleh Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, pada Kamis (15/1) di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta.
Noe ditunjuk bersama 11 tenaga ahli lainnya untuk memperkuat kebijakan pertahanan nasional berdasarkan kompetensi dan rekam jejak keahlian masing-masing.
Pelantikan ini tertuang dalam Keputusan Ketua Harian DPN Nomor: KEP/3/KH/X/2025, dengan posisi yang diisi meliputi Tenaga Ahli Utama, Madya, dan Muda.
Para tenaga ahli ditempatkan di kedeputian bidang geoekonomi, geopolitik, serta geostrategi.
Noe dilantik sebagai Tenaga Ahli Madya dan akan memberikan masukan strategis lintas disiplin ilmu.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menyatakan bahwa pelantikan dilakukan sesuai kebutuhan organisasi.
“Betul, beliau resmi dilantik sebagai Tenaga Ahli Madya di lingkungan Dewan Pertahanan Nasional dan akan memberikan dukungan pemikiran strategis untuk memperkuat kebijakan pertahanan nasional sesuai dengan tugas kelembagaan yang berlaku,” ujar Rico kepada wartawan pada Minggu (18/1).
Peran dan Mekanisme Kerja Tenaga Ahli DPN
Sebanyak 12 tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu yang dilantik memiliki tanggung jawab untuk memberikan masukan, kajian, dan rekomendasi strategis.
Fokus keahlian yang dibutuhkan mencakup perspektif sosial, kebudayaan, dan komunikasi strategis untuk memperkaya kajian kebijakan pertahanan nasional.
“Dalam mekanismenya, tenaga ahli menyampaikan masukan dan rekomendasi melalui forum dan tata kerja Dewan Pertahanan Nasional sesuai struktur yang berlaku, untuk kemudian menjadi bahan pertimbangan kolektif pimpinan dewan, termasuk menteri pertahanan, sehingga keputusan tetap berada dalam koridor kelembagaan dan kepentingan strategis pertahanan negara,” tegas Rico.
Selain Noe, turut dilantik Frank Alexander Hutapea, anak dari pengacara Hotman Paris Hutapea.
Proses pelantikan keduanya, menurut Rico, melalui mekanisme yang sama.
“Terkait komposisi Tenaga Ahli lainnya, seluruh nama yang dilantik, termasuk Frank Alexander Hutapea, ditetapkan melalui mekanisme yang sama, dengan pertimbangan kebutuhan organisasi dan kapasitas profesional masing-masing,” ujarnya.
Penunjukan Noe tidak dikaitkan dengan latar belakang keluarganya sebagai putra budayawan Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun.
“Pengangkatan dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi serta pertimbangan profesional, kompetensi, dan rekam jejak keahlian, tanpa dikaitkan dengan latar belakang keluarga, pandangan pribadi, maupun faktor noninstitusional lainnya,” jelas Rico
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
