Connect with us

Olahraga

Jonatan Christie Mundur dari Indonesia Masters 2026, Kenapa?

Jonatan Christie mundur dari turnamen Indonesia Masters 2026 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada 20–25 Januari 2026.

Logompn

Published

on

Jonatan christie mundur dari indonesia masters 2026, kenapa
Jonatan Christie Mundur dari Indonesia Masters 2026, Kenapa? | Gambar: Instagram/@jonatanchristieofficial

MPN Indonesia 21 Januari 2026 - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, memutuskan mundur dari turnamen Indonesia Masters 2026 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada 20–25 Januari 2026.

Keputusan tersebut diumumkan Jonatan pada Senin (19/1) melalui unggahan di Instagram Story, serta dikonfirmasi oleh tim media PBSI.

Alasan Mundur

Jonatan menyampaikan bahwa keputusannya ini diambil demi menjaga kondisi tubuh setelah mengikuti dua turnamen beruntun.

Sebagaimana diketahui, ia mengikuti turnamen Malaysia Open (6–11 Januari 2026) dan India Open (13–18 Januari 2026). Di kedua turnamen itu, ia tampil hingga babak akhir.

“Setelah bertanding di dua turnamen beruntun dengan intensitas yang tinggi, saya rasa perlu ‘mendengarkan kondisi tubuh’ untuk bisa istirahat sejenak agar menghindari hal-hal yang tidak diharapkan (seperti cedera atau pemakaian yang berlebihan),” tulis Jonatan di Instagram-nya.

Jonatan menegaskan bahwa mundur dari turnamen yang digelar di tanah air bukan keputusan mudah. Pasalnya, bermain di Tanah Air adalah sebuah kebanggaan.

“Keputusan yang sangat berat untuk diambil karena bagaimanapun juga bermain di rumah sendiri adalah sebuah kebanggaan. Bisa ditonton keluarga dan fans secara langsung,” ujar Jonatan dalam keterangan resmi yang dibagikan PBSI.

Enggan Ambil Risiko

Jonatan Christie, yang akrab disapa Jojo, sebelumnya berlaga di Malaysia Open 2026, namun terhenti di semifinal setelah kalah dari Kunlavut Vitidsarn (Thailand).

Selanjutnya di India Open 2026, ia mencapai final namun kalah dari Lin Chun-Yi (Taiwan).

Meski kondisi fisiknya disebut baik, Jonatan memilih tidak melanjutkan ke turnamen ketiga demi menjaga performa jangka panjang.

“Pengalaman tahun lalu saat bertanding tiga turnamen beruntun cukup berpengaruh pada kondisi setelahnya jadi saya harus menghindari hal-hal seperti itu,” ungkap Jonatan.

Baca Juga:  Jadwal Macau Open 2025, 7 Wakil Indonesia Siap Tampil di Hari Pertama

“Istirahat menjadi pilihan utama sekarang daripada memaksa melebihi kapasitas yang berisiko cedera,” tambah dia.

Ada Cedera Kambuhan

Jonatan sebelumnya pernah mengalami masalah cedera pinggul kambuhan sejak Asian Games 2018.

Ia mengakui bahwa rasa sakit tersebut dapat muncul jika tubuh tidak dijaga, kelelahan berlebihan, atau tidak dilakukan latihan rehabilitasi.

“Kalau ada (cedera) pasti akan ada, tapi balik lagi. Itu akan muncul ketika, satu, tidak dijaga. Dua, tingkat kelelahannya itu sangat-sangat berlebihan. Ketiga, tidak ada latihan rehabnya,” jelasnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending