Connect with us

Internasional

Ratu Belanda Resmi Terdaftar sebagai Tentara Cadangan Negaranya Sendiri

Ratu Máxima resmi menjadi anggota tentara cadangan Angkatan Darat Belanda dan menjalani pelatihan militer di Breda.

Logompn

Published

on

Ratu Belanda Resmi Terdaftar sebagai Tentara Cadangan Negaranya Sendiri
Ratu Belanda Resmi Terdaftar sebagai Tentara Cadangan Negaranya Sendiri. Gambar: Instagram/@koninklijkhuis

MPN Indonesia 7 Februari 2026 - Ratu Máxima dari Belanda resmi terdaftar sebagai anggota tentara cadangan Angkatan Darat Belanda.

Peristiwa ini dikonfirmasi pada Rabu (5/2), saat Istana Kerajaan Belanda merilis pernyataan dan dokumentasi visual terkait pelatihan militer awal yang sedang dijalani oleh istri Raja Willem-Alexander tersebut di Breda.

Langkah Ratu Máxima dilakukan sebagai bentuk kontribusinya terhadap keamanan nasional, di tengah meningkatnya kekhawatiran geopolitik di Eropa, terutama akibat perang Rusia–Ukraina.

Ratu Máxima, yang kini berusia 54 tahun, telah memulai pelatihan dasar yang mencakup komponen teori dan praktik militer.

Ia memulai pelatihannya sebagai prajurit dan akan dianugerahi pangkat letnan kolonel setelah pelatihan selesai.

“Ratu Máxima memulai pelatihan hari ini untuk menjadi anggota pasukan cadangan. Dia mendaftar karena, seperti anggota pasukan cadangan lainnya, dia ingin berkontribusi pada keamanan Belanda,” demikian pernyataan resmi Istana Kerajaan melalui akun Instagram @koninklijkhuis dikutip MPN Indonesia pada Sabtu, (7/2).

Langkah tersebut sesuai dengan peraturan usia maksimum untuk mendaftar sebagai pasukan cadangan, yaitu 55 tahun.

Kementerian Pertahanan Belanda juga menegaskan bahwa keputusan Ratu Máxima merupakan inisiatif pribadi.

“Karena keamanan Belanda tidak bisa lagi dianggap remeh, Máxima telah memutuskan untuk menjadi anggota pasukan cadangan,” ujar Kementerian Pertahanan dalam pernyataan resminya.

Detail Pelatihan dan Peran Pasukan Cadangan

Dikutip MPN Indonesia dari AP News, pelatihan militer yang dijalani Ratu Máxima berlangsung di Akademi Militer Breda dan mencakup:

  • Ketahanan fisik dan mental
  • Bela diri
  • Kemampuan menembak
  • Membaca peta
  • Hukum militer

Dokumentasi yang dirilis menunjukkan Ratu Máxima sedang membidik senjata, memanjat dinding, melakukan rappelling, dan mengikuti latihan bertahan hidup di kolam renang.

Baca Juga:  Luhut Ungkap Indonesia Berpotensi jadi Tujuan Investasi Global di Tengah Ketegangan Dagang AS

Setelah menyelesaikan pelatihan, ia akan dikerahkan ke mana pun dibutuhkan, sebagaimana prajurit cadangan lainnya yang dapat dimobilisasi untuk berbagai kondisi, seperti bencana alam atau krisis militer.

Prajurit cadangan dalam struktur pertahanan Belanda memiliki fungsi pendukung bagi pasukan profesional dan dapat menggantikan peran personel karier dalam situasi konflik besar.

Tradisi Militer di Keluarga Kerajaan Belanda

Keluarga Kerajaan Belanda memiliki sejarah panjang dalam keterlibatan militer. Raja Willem-Alexander pernah bertugas di Angkatan Laut Kerajaan, Angkatan Darat, dan Angkatan Udara.

Pangeran Bernhard, kakek Raja Willem-Alexander, pernah menjabat sebagai Inspektur Jenderal Angkatan Bersenjata pada era 1970-an.

Putri Mahkota Amalia, anak sulung Ratu Máxima, juga telah menempuh pendidikan militer.

Ia menjadi anggota perempuan pertama dari keluarga kerajaan Belanda yang menyelesaikan dinas militer.

Amalia, yang berusia 22 tahun, baru saja menyelesaikan pelatihan dasar di Sekolah Tinggi Pertahanan, program gabungan antara studi universitas dan pelatihan militer.

Ia kini berpangkat kopral dan melanjutkan tugasnya sebagai peserta pelatihan tanpa bayaran di bawah Kementerian Pertahanan.

Setelah Amalia mendaftar, jumlah pendaftar di program Akademi Pertahanan dilaporkan meningkat dua kali lipat, fenomena yang dikenal media sebagai “efek Amalia”.

Kebijakan Pertahanan Belanda

Langkah Ratu Máxima terjadi di tengah dinamika politik internasional dan meningkatnya ketegangan di kawasan Eropa Timur.

Pemerintah Belanda yang baru akan dilantik akhir bulan ini telah mengumumkan rencana meningkatkan jumlah personel militer nasional menjadi 122.000 orang.

Saat ini, total personel militer Belanda, termasuk tentara profesional, warga sipil, dan pasukan cadangan, berjumlah sekitar 80.000 orang.

Juru bicara Kementerian Pertahanan, Klaas Meijer, menyatakan bahwa partisipasi Ratu Máxima bersifat sukarela.

“Kami sangat bangga bahwa dia melakukan ini dan berharap orang lain akan berpikir, ‘hei, ini adalah sesuatu yang bisa saya lakukan,’” ujar Meijer, dikutip MPN Indonesia dari AP News pada Sabtu, (7/2).

Baca Juga:  SBY Beri Pesan agar Indonesia Siap Hadapi Potensi Perang Dunia Ketiga

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending