Selebriti
Vokalis Kahitna Dilarikan ke ICU, Batal Tampil di Surabaya
Hedi Yunus dirawat di ICU setelah mengalami vertigo hebat di Surabaya. Hal ini menyebabkan dirinya batal manggung di sebuah acara.
MPN Indonesia 11 Februari 2026 - Penyanyi Hedi Yunus, vokalis grup musik Kahitna, dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Siloam Surabaya pada (5/2) sekitar pukul 12.00 WIB setelah mengalami serangan vertigo hebat menjelang penampilannya dalam acara Batik Chic Red Gallery 12 Years Anniversary di Surabaya.
Kondisinya memburuk dengan gejala muntah hebat dan tekanan darah tinggi, sehingga ia harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU selama satu hari.
Insiden tersebut terjadi hanya tiga jam sebelum ia dijadwalkan tampil pada pukul 15.30 WIB.
“Dalam waktu 3 jam sebelum penampilan, saya tiba-tiba terserang vertigo yang sangat dahsyat,” ungkap Hedi dalam pernyataannya, dikutip MPN Indonesia melalui Instagram @hedi_yunus pada Rabu, (11/2).
Meski sempat diupayakan untuk stabil agar tetap bisa tampil, dokter akhirnya memutuskan bahwa Hedi membutuhkan perawatan lebih lanjut sehingga ia batal naik panggung.
Melalui unggahan Instagramnya, Hedi Yunus menyampaikan permintaan maaf kepada pihak penyelenggara, sponsor, dan seluruh undangan yang hadir.
“Dengan ini, saya Hedi Yunus meminta maaf kepada klien @batikchic.gallery Mbak @yunus.novita, pihak sponsor @navapark.id @bankmegaid @adellejewellery dan seluruh undangan yang telah hadir di acara Batik Chic Red Gallery 12 Years Anniversary bertempat di @1910desoematra karena saya tidak bisa tampil pada acara tersebut,” tulisnya.
Alami Vertigo hingga Muntah-muntah
Setelah mengalami serangan vertigo hebat, Hedi Yunus menjelaskan bahwa ia mulai kehilangan keseimbangan hingga harus berpegangan pada tiang di hotel.
“Saya kaget, ada panic attack juga gitu karena lagi ngobrol tiba-tiba wung, wung, wung, wung, wung, wung, wung dan kencang banget,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa seluruh bajunya basah karena keringat dingin dan muntah tak kunjung berhenti, hingga satu jam penuh.
Setelah dilarikan ke UGD, Hedi menjalani serangkaian pemeriksaan medis.
“Sempat di-USG, CT scan kepalanya segala macam. Sampai akhirnya diputuskan untuk tindakan MRI di kepala,” ucapnya
Dari pemeriksaan tersebut, tekanan darahnya terpantau sangat tinggi, yaitu 200/130. Tim medis kemudian memutuskan agar ia dirawat di ICU.
“Dirawatlah saya di ruang ICU itu selama satu hari,” ujarnya.
Hedi juga menegaskan bahwa tingginya tekanan darah yang dialaminya bukan akibat dari aktivitas padat, mengingat jadwalnya tidak terlalu padat akhir-akhir ini.
“karena memang saya punya genetik, keturunan tekanan darah yang tinggi,” katanya.
Proses Pemulihan dan Pemeriksaan Lanjutan
Setelah menjalani perawatan selama dua hari di Surabaya, Hedi Yunus kembali ke Jakarta untuk melanjutkan proses pemulihan.
Ia menjalani beberapa pemeriksaan lanjutan di Rumah Sakit Harapan Kita, termasuk CT scan jantung dan pengecekan kondisi kesehatan lainnya.
“Saya mau ke Rumah Sakit Harapan Kita karena untuk CT scan jantung. Kemudian memeriksa yang lain-lain segala macam supaya tekanan darahnya stabil,” ungkapnya.
Dalam pernyataannya, ia mengucapkan terima kasih atas pengertian seluruh pihak selama dirinya menjalani perawatan di Surabaya.
(ELG/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
