Berita
5 Jurnalis Hilang Kontak saat Liputan Gunung Anak Krakatau
Lima jurnalis dilaporkan hilang kontak saat menuju Anak Krakatau untuk liputan erupsi. Basarnas memperluas operasi pencarian di Selat Sunda.
MPN Indonesia 9 September 2026 - Lima jurnalis dilaporkan hilang kontak saat menuju Gunung Anak Krakatau untuk meliput aktivitas erupsi di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Rombongan berangkat menggunakan kapal cepat Arupadhatu 1 dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9).
Komunikasi terakhir tercatat pada pukul 15.04 WIB sebelum akhirnya terputus.
Tim SAR gabungan melakukan pencarian pada Selasa (8/9) dan akan memperluas area pencarian pada Rabu (9/9).
“Rencananya besok tim akan memperluas area pencarian dari mulai Carita sampai ke Gunung Anak Krakatau,” ujar Kepala Basarnas Banten Al Amrad kepada awak media.
Pencarian Jurnalis di Anak Gunung Krakatau Diperluas
Tim SAR gabungan menghentikan sementara operasi pencarian pada Selasa (8/9) setelah penyisiran dilakukan hingga sore hari.
Operasi pencarian pada hari pertama melibatkan dua unsur utama, yaitu:
- Rescue Rigid Inflatable Boat (RIB) Pandeglang dengan enam personel.
- KN SAR 247 Tetuka dengan 20 personel.
Tim menyisir lokasi awal hilangnya kontak hingga kawasan Pulau Rakata dan Pulau Panjang.
“Pada pukul 18.15 WIB tim kami sudah balik dari lokasi, dan akan dilanjutkan besok pagi,” ujar Al Amrad.
Kronologi Hilangnya Kontak Rombongan
Kapal cepat Arupadhatu 1 bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB.
Rombongan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk meliput aktivitas erupsi di wilayah tersebut.
Basarnas Banten menerima laporan hilang kontak pada Selasa (8/9) pukul 13.55 WIB dari Bayu Antara Banten.
Titik koordinat komunikasi terakhir berada di 6°14’40.52″S 105°40’49.48″E atau sekitar 9,98 mil laut dari daratan.
Daftar Jurnalis yang Dilaporkan Hilang Kontak
Basarnas Banten mengidentifikasi lima wartawan yang berada dalam rombongan tersebut, yaitu:
- M. Bagus Khoirunnas – Fotografer Antara Banten.
- Ari Basuki – Jurnalis Merdeka.
- Yudhis – Jurnalis iNews.
- Daus – Jurnalis Anadolu.
- Donal – Jurnalis freelance.
Dalam informasi lain, Basarnas menyebut masih terdapat beberapa korban yang sedang dalam proses pendataan.
Basarnas Lampung Siagakan Personel
Kepala Basarnas Lampung Deden Ridwansah mengatakan pencarian terhadap lima wartawan masih dilakukan oleh tim dari Banten.
“Yang lima wartawan itu saat ini sedang dilakukan pencarian oleh tim dari Banten,” ujar Deden.
Basarnas Lampung juga menyiagakan personel beserta peralatan SAR di wilayah Bakauheni.
Persiapan dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila Basarnas Banten meminta bantuan dalam operasi pencarian.
“Kita menunggu nanti permohonan bantuan dari Banten. Tetapi teman-teman di Bakau dengan alutsistanya sudah saya instruksikan untuk melakukan persiapan dan survei, manakala nanti Banten memerlukan bantuan pencarian,” ujarnya.
Menurut Deden, titik komunikasi terakhir masih berada di wilayah Banten, sekitar perairan Sangiang.
Namun, apabila area pencarian bergeser hingga wilayah Lampung, operasi akan menjadi tanggung jawab Basarnas Lampung.
“Karena mau tidak mau, suka tidak suka, kalau misalkan benar masuk di wilayah Lampung menjadi tanggung jawab kami juga,” katanya.
Deden juga menyebut wilayah sekitar Sangiang memiliki kendala komunikasi.
“Memang blank spot. Kita doakan yang terbaik untuk teman-teman semua,” ujarnya.
Sementara itu, laporan awal Basarnas Banten menyebut speedboat yang digunakan merupakan kapal milik kepala desa di Carita.
Kapal tersebut belum kembali ke dermaga dan pemilik kapal belum memperoleh informasi dari kru.
Tim Rescue USS Pandeglang, Polairud Pandeglang, serta pemilik kapal turut dilibatkan dalam pencarian.
Basarnas juga mengerahkan RIB 02 Banten beserta peralatan pencarian dan pertolongan di air, perangkat komunikasi, perlengkapan medis, serta perlengkapan pendukung lainnya.
Di sisi lain, BMKG melaporkan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang dimuntahkan pada Sabtu (5/9) dan Minggu (6/9) telah menyebar ke wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, hingga Bengkulu.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
