Berita
Aksi Brutal Gangster di Kebumen, Diduga Lempar Bom Molotov hingga Jarah Paket Ekspedisi
Aksi brutal yang diduga dilakukan sekelompok gangster terjadi di Desa Kaligending, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Sabtu dini hari (11/7).
Jawa Tengah, MPN Indonesia 15 Juli 2026 - Aksi brutal yang diduga dilakukan sekelompok gangster terjadi di Desa Kaligending, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Sabtu dini hari (11/7) sekitar pukul 03.13 WIB.
Dalam kejadian tersebut, dua pemuda menjadi korban pengeroyokan, sementara pelaku juga diduga melempar bom molotov ke outlet jasa ekspedisi, merusak fasilitas desa, dan melakukan penjarahan.
Insiden yang berlangsung setelah warga menyaksikan pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 ini memicu kepanikan di wilayah tersebut.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan rekaman CCTV, gangster itu datang secara berkelompok menggunakan sepeda motor.
Mereka pertama kali terlibat keributan di kawasan Jembatan Merah Putih sebelum berpindah ke area Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang berada di samping Kantor Kepala Desa Kaligending.
“Sempat ribut dulu sama orang nongkrong di Jembatan Merah Putih. Terus geser, ribut lagi,” ucap Ketua RT setempat, Samingan, dikutip MPN Indonesia dari Radar Jogja.
Setibanya di lokasi, para pelaku melakukan penyerangan secara acak terhadap warga.
Dua Orang Luka-Luka
Situasi semakin mencekam ketika salah satu pelaku melemparkan bom molotov ke arah outlet jasa ekspedisi. Akibatnya, sebagian paket milik pelanggan terbakar.
“Punya kami ada tiga paket terbakar dan dua paket hilang. Satu karung paket dibawa, tapi itu bukan paket kami. Kurir sebelah pas titip di sini,” kata admin outlet jasa ekspedisi itu, Vita Irawati.
Menurut Samingan, akibat kejadian tersebut, terdapat dua orang yang menjadi korban luka-luka.
“Satu korban, orang baru pulang kerja. Korban lain itu tukang paket, habis selesai sortir barang kena sasaran,” jelas Samingan.
Fasilitas desa turut mengalami kerusakan akibat aksi tersebut. Beberapa kerusakan yang tercatat antara lain kaca kantor desa pecah, pos jaga rusak, serta wastafel dirusak.
Polisi Dalami Kasus
Pihak kepolisian telah mengamankan empat pemuda yang diduga terlibat dalam kasus ini di wilayah Kecamatan Sruweng pada Minggu dini hari (12/7).
Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP Kanzi Fathan menyatakan penanganan masih berlangsung.
“Sudah ditangani oleh Satreskrim Kebumen. Untuk perkembangan akan disampaikan segera,” jelasnya.
Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap motif serta kemungkinan adanya pelaku lain dalam peristiwa ini.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
