Connect with us

Berita

Bertemu Pj Gubernur Jakarta, Buruh Sampaikan Tuntutan UMP 2025 Tembus Rp6,5 Juta

Perwakilan buruh sampaikan tuntutan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2025 langsung ke Pj Gubernur Jakarta, Teguh Setyabudi, Rabu (6/11).

Adinda

Published

on

Bertemu Pj Gubernur Jakarta, Buruh Sampaikan Tuntutan UMP 2025 Tembus Rp6,5 Juta
Buruh sampaikan tuntutan UMP 2025 ke PJ Gubernur Jakarta | Gambar : TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci

MPN Indonesia 7 November 2024 - Perwakilan buruh dari Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) menyampaikan tuntutan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2025 langsung ke Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta, Teguh Setyabudi.

Ketua DPD FSP LEM SPSI, Yusuf Suprapto mengungkapkan bahwa kenaikan UMP menjadi poin utama yang diajukan kepada Pemprov Jakarta, dengan harapan besar agar angka UMP bisa mencapai Rp6 juta hingga Rp6,5 juta.

“Kami menyampaikan tiga poin kepada Pj Gubernur. Yang pertama adalah mengenai UMP 2025. Harapan kami bisa mencapai Rp6 sampai Rp6,5 juta,” ujar Yusuf dalam keterangan pers usai pertemuan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (6/11).

Tambahan Upah 5 Persen bagi Pekerja Lama

Selain kenaikan UMP, buruh juga mengajukan permintaan tambahan upah sebesar 5 persen di atas UMP bagi pekerja yang sudah bekerja di perusahaan selama lebih dari satu tahun.

Yusuf menekankan bahwa hingga kini Jakarta belum memiliki panduan resmi untuk kenaikan upah pekerja senior, sehingga penting bagi Pemprov Jakarta untuk menetapkan kebijakan terkait hal ini.

“Harapannya, Jakarta punya guidance (panduan), minimal 5 persen di atas UMP untuk rekan-rekan yang sudah bekerja satu tahun ke atas,” tambah Yusuf.

Tuntut Penetapan Upah Sektoral

Buruh juga meminta Pemprov Jakarta untuk menerapkan kebijakan penetapan upah sektoral sesuai putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kami mengingatkan bahwa keputusan Mahkamah Konstitusi itu gubernur diwajibkan menetapkan upah sektoral,” tuturnya.

Demonstrasi Buruh di Balai Kota Jakarta

Audiensi dengan Pj Gubernur ini diikuti aksi massa oleh ribuan buruh dari FSP LEM SPSI di depan Balai Kota Jakarta.

Baca Juga:  Menaker Pastikan UMP 2026 Naik di Semua Daerah

Aksi demonstrasi berlangsung di Jalan Medan Merdeka Selatan, Kebon Sirih, sebagai bentuk dukungan terhadap tuntutan kenaikan UMP 2025.

Massa membawa berbagai atribut, termasuk spanduk bertuliskan “Buruh Bersatu Tak Bisa Dikalahkan” dan “Bangkit Bergerak Satu Komando” .

Aksi tersebut berjalan damai, meskipun sempat terjadi insiden kecil ketika massa buruh memblokir jalan selama sekitar 10 menit, menyebabkan lalu lintas terhenti sementara sebelum akhirnya massa buruh bersedia membuka jalan agar lalu lintas kembali normal.

Trending