Connect with us

Berita

Lion Group Terapkan Aturan Baru, Bawa Kardus dan Styrofoam Kena Biaya Tambahan

Kebijakan baru Lion Group, barang berbentuk kardus, styrofoam, dan karung akan dikenai tarif tambahan.

Arthur

Published

on

Lion Group Terapkan Aturan Baru, Bawa Kardus dan Styrofoam Kena Biaya Tambahan
Lion Group Terapkan Aturan Baru, Bawa Kardus dan Styrofoam Kena Biaya Tambahan. Gambar : Bisnis-Rachman

MPN Indonesia 16 November 2024 - Lion Group, perusahaan dalam sektor transportasi udara, mengumumkan kebijakan baru mengenai pengaturan bagasi yang mulai diberlakukan pada 1 Desember 2024.

Dalam aturan ini, penumpang yang membawa barang dalam bentuk kardus, styrofoam, palet kayu, dan karung akan dikenakan biaya tambahan.

Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan perjalanan udara.

Rincian Kebijakan Bagasi Lion Group

Berdasarkan informasi yang dirilis pada Rabu (13/11), aturan baru ini mengatur jenis dan ukuran barang yang dapat dibawa tanpa dikenakan biaya tambahan atau Free Baggage Allowance (FBA).

Barang berbentuk kardus, styrofoam, palet kayu, atau karung dengan berat lebih dari 10 kilogram akan dikenakan tarif tambahan.

Selain itu, dimensi barang dibatasi hingga ukuran maksimal 35 cm x 35 cm x 30 cm.

Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic of Lion Grup, menjelaskan bahwa barang dengan berat di bawah 5 kilogram tetap akan dihitung dengan tarif minimum setara 5 kilogram.

Sementara barang yang beratnya lebih dari 5 kilogram akan dikenai tarif sesuai berat aktualnya.

“Jenis bagasi seperti kardus, styrofoam, palet kayu, dan karung berpotensi lebih tinggi mengalami kerusakan atau kebocoran selama penanganan. Hal ini berisiko merusak barang bawaan lain atau mengotori ruang bagasi,” kata Danang.

Alasan Penerapan Kebijakan

Lion Group menyatakan bahwa kebijakan transportasi ini dirancang untuk meminimalisasi potensi kerusakan barang bawaan penumpang lain dan menjaga kebersihan ruang bagasi.

Barang berbentuk kardus dan styrofoam dinilai lebih rentan dibandingkan bagasi konvensional, sehingga penanganan khusus diperlukan.

Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan menciptakan sistem pengaturan bagasi yang lebih terorganisasi dan aman.

Baca Juga:  Rute Baru Transjabodetabek akan Diresmikan Pramono Anung pada 24 April Mendatang

“Kami memastikan keselamatan semua barang penumpang serta memberikan hak yang setara dalam kapasitas bagasi,” tambah Danang.

Alternatif bagi Penumpang

Untuk menghindari biaya tambahan, Lion Group menyarankan penumpang menggunakan jasa kargo, terutama untuk barang yang tidak mendesak dibawa di kabin pesawat.

Pengiriman barang melalui kargo sebelum jadwal keberangkatan juga dapat menjadi solusi untuk barang yang beratnya melebihi ketentuan.

Trending