Berita
Jubir Kantor Komunikasi Kepresidenan Sampaikan 3 Pesan Ini dalam Peresmian Patrion Nusantara
Dalam peresmian Patrion Nusantara, Hariqo Wibawa ungkap tiga tujuan utama: menghibur, mendidik, dan mendorong kebaikan.
MPN Indonesia 12 Juni 2025 - Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hariqo Wibawa Satria, menyampaikan tiga pesan utama dalam acara peresmian Patrion Nusantara.
Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran konten kreatif dalam menjaga persatuan bangsa Indonesia.
Acara ini digelar untuk memperkuat kontribusi masyarakat melalui media digital dalam membangun keutuhan nasional.
Hariqo menyoroti arahan langsung dari Prabowo Subianto, yang menekankan bahwa kesetiaan para anggota kabinet dan masyarakat harus diarahkan kepada bangsa dan negara, bukan kepada sosok pribadi. Ia mengutip pesan Presiden,
“Pak Prabowo menyampaikan kepada seluruh anggota Kabinet Merah Putih, jangan setia terhadap Prabowo Subianto, tapi setialah terhadap bangsa dan negara,” jelas Hariqo kepada hadirin, dikutip MPN Indonesia di lokasi.
Selain itu, Hariqo juga menggarisbawahi tantangan yang dihadapi bangsa terkait disinformasi dan misinformasi, yang berpotensi mengancam persatuan nasional.
Melalui konten yang dihasilkan oleh Patrion Nusantara, Hariqo berharap tiga tujuan utama dapat tercapai, yaitu menghibur, mendidik masyarakat, dan mendorong kebaikan.
“Kehadiran Patrion Nusantara ini kita berharap bisa memberikan setidaknya ada tiga hal. Yang pertama bisa menghibur… Yang kedua, mendidik masyarakat ini. Kemudian yang ketiga, dari konten-konten yang dilahirkan mudah-mudahan bisa mendorong kebaikan,” ujarnya.
Pesan Presiden: Jaga Persatuan, Lawan Disinformasi

Dalam pidatonya, Hariqo mengajak seluruh peserta untuk aktif berpartisipasi melalui media sosial masing-masing, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo Subianto yang telah berulang kali disampaikan dalam tujuh bulan masa kepemimpinannya.
Salah satu pesan utama adalah pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“Presiden Prabowo menempatkan kesetiaan terhadap bangsa dan negara jauh sekali di atas kesetiaan terhadap dirinya secara pribadi,” tutur Hariqo.
Ia juga mengingatkan besarnya keberagaman Indonesia, yang meliputi 1.340 suku bangsa, 6 agama, 187 kelompok aliran kepercayaan, 718 bahasa daerah, 38 provinsi, 514 kota/kabupaten, 7.238 kecamatan, 80.050 desa, dan 17.300 pulau.
Namun, di tengah keberagaman ini, disinformasi dan misinformasi menjadi ancaman nyata.
Hariqo merujuk pada Global Risk Report, yang juga mengidentifikasi disinformasi sebagai faktor risiko bagi persatuan nasional.
Oleh sebab itu, kehadiran Patrion Nusantara diharapkan bisa menjadi bagian dari solusi dengan menyebarkan konten yang positif dan informatif.
Konten Kreatif Sebagai Bagian dari Solusi Nasional
Hariqo menekankan bahwa gerakan Patrion Nusantara harus selaras dengan program nasional, khususnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan program sosial.
“Gerakan seperti Patrion harus menjadi bagian dari solusi nasional, selaras dengan program pembangunan sumber daya manusia dan program sosial lainnya,” jelasnya.
Ia juga mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam pemberantasan korupsi.
Berdasarkan data, dalam periode 2004–2024, terdapat 618 kasus korupsi yang ditangani di berbagai daerah, melibatkan lebih dari 167 kepala daerah.
“Jangan komentar di media sosial bahwa korupsi adalah budaya kita,” tegas Hariqo, mengutip pesan Presiden Prabowo Subianto.
Di sisi lain, program peningkatan kesejahteraan masyarakat juga berjalan.
Hariqo menyampaikan bahwa hingga saat ini, cek kesehatan gratis telah diberikan kepada lebih dari 8 juta orang, sementara program makan bergizi gratis telah menjangkau lebih dari 5 juta orang.
Konten yang dihasilkan Patrion Nusantara diharapkan juga bisa memuliakan para pekerja keras, termasuk petani dan nelayan.
“Dan sebagaimana sama-sama kita ketahui, untuk pertama kalinya dalam sejarah, cadangan beras pemerintah hari ini sudah mencapai 4 juta ton, yang terbesar dalam sejarah,” ungkap Hariqo, menutup sambutannya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
