Connect with us

Berita

Kapolres Belawan Dinonaktifkan usai Diduga Tembak Remaja hingga Tewas

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan resmi dinonaktifkan sementara oleh Mabes Polri.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 05 07t150218.592
Kapolda Sumatra Utara saat konferensi pers, Selasa (6/5) | Gambar: Ig/@poldasumaterautara

Sumatera Utara, MPN Indonesia 7 Mei 2025 - Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan resmi dinonaktifkan sementara oleh Mabes Polri.

Keputusan ini diambil usai Oloan diduga melakukan penembakan pada seorang remaja inisial MS (15) hingga tewas.

Penembakan terjadi saat Oloan menangani situasi tawuran antarremaja yang terjadi di sekitar gerbang Jalan Tol Belmera, Kecamatan Medan Belawan, pada Minggu dini hari (4/5).

“Penonaktifan ini sesuai arahan Mabes Polri karena yang menentukan jabatan Kapolres adalah Mabes Polri,” ungkap Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto saat konferensi pers, Selasa (6/5).

Kronologi Kejadian

Penembakan bermula dari laporan tawuran antarremaja di sekitar simpang Kantor Camat Belawan pada Sabtu (3/5) sekitar pukul 19.30 WIB.

Oloan Siahaan kemudian memimpin apel dan membentuk posko siaga di lokasi yang disebut Posko Berkawan hingga Minggu (4/5) pukul 02.00 WIB.

Setelah meninggalkan posko untuk memantau situasi di wilayah lain, Oloan memasuki kawasan Jalan Tol Belmera dan mendapati sekelompok remaja tengah melakukan aksi penghadangan.

Menurut keterangan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan, sekelompok pelaku yang berjumlah sekitar sepuluh orang menyerang mobil dinas Kapolres menggunakan senjata tajam dan batu.

Mobil sempat dilempari sebanyak tiga kali, memaksa pengemudi untuk menghentikan laju kendaraan.

Dalam situasi tersebut, Oloan keluar dari kendaraan dan melepaskan tiga tembakan peringatan.

Namun, serangan oleh para pelaku berlanjut, termasuk penggunaan petasan dan lemparan batu.

Oloan kemudian mengambil keputusan untuk menembak ke arah pelaku di bagian kaki. Namun, tembakan itu meleset dan mengenai dua orang, salah satunya MS.

Oloan segera meninggalkan lokasi dan menghubungi Wakapolres guna meminta bantuan personel tambahan.

Baca Juga:  Ketahuan Curi Cabai, Lansia Ditampar Pedagang Pasar Tradisional

Korban Sempat Dibawa ke RS

Korban, MS, sempat dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapatkan perawatan intensif.

Namun, menurut keterangan Whisnu, MS meninggal dunia pada Senin pagi (5/5).

Whisnu menyampaikan belasungkawa atas insiden tersebut dan menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan secara transparan.

(AKM/NID/RAD)

Trending