Connect with us

Kriminal

5 Pelaku Penembak Staf KBRI Peru Ditangkap Polisi, Diduga dari Anggota Kelompok Kriminal

Polisi Peru menangkap lima tersangka penembakan staf KBRI Zetro Leonardo Purba. Barang bukti senjata, narkoba, dan sepeda motor turut disita.

Logompn

Published

on

5 pelaku penembak staf kbri peru ditangkap polisi, diduga dari anggota kelompok kriminal
Ilustrasi Borgol Tahanan di Penjara. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 15 September 2025 - Kepolisian Peru menangkap lima pria yang diduga terlibat dalam penembakan terhadap staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Lima, Zetro Leonardo Purba, pada Selasa (9/9).

Operasi penangkapan dilakukan di distrik San Martin de Porres, Lima, dengan menyita sejumlah barang bukti.

Para tersangka terdiri dari dua warga negara Kuba yang identitasnya belum diungkap, serta tiga warga negara Venezuela.

Salah satunya adalah Yaiker Antonio Echenagucia Quijada alias Malako (23), yang diduga sebagai pelaku penembakan.

Tersangka lain, Wilson Jose Soto Lopez alias El Primo, mengaku sebagai pengendara sepeda motor.

Sementara satu tersangka Venezuela lainnya masih belum diungkap identitasnya.

Polisi menduga seluruh tersangka merupakan anggota kelompok kriminal Los Maleantes del Cono.

Mereka kini menjalani masa penahanan awal selama tujuh hari untuk penyelidikan lebih lanjut.

Barang Bukti dan Investigasi Awal

Dalam operasi penangkapan, polisi menyita satu pistol berisi amunisi, lima bahan peledak, 15 meter sumbu, narkoba, 10 unit telepon genggam, serta satu unit sepeda motor.

Menurut laporan media lokal El Nacional pada Jumat (12/9), peluru dari senjata api yang disita identik dengan peluru yang ditemukan di tubuh korban maupun di lokasi kejadian.

Hal ini diperkuat laporan ahli yang dirilis oleh Canal N.

“Penangkapan dilakukan pada Selasa, 9 September, oleh Kepolisian Nasional, yang dalam operasi yang sama menyita pistol yang diduga digunakan untuk menembak pejabat Kedutaan Besar Indonesia tersebut,” demikian laporan El Nacional, Minggu (14/9), dikutip MPN Indonesia pada Senin (15/9).

Baca Juga:  Buntut Duel Panas Persib vs Persija, Remaja 15 Tahun Dikeroyok di Kuningan

Selain itu, salah satu tersangka yang ditangkap diketahui sebagai pemilik sepeda motor yang diduga digunakan dalam aksi penembakan.

Kronologi Penembakan Zetro Leonardo Purba

Penembakan terjadi pada Senin malam (1/9) di Jalan Cesar Vallejo, Blok 3, distrik Lince, Lima, tidak jauh dari tempat tinggal korban.

Saat itu, Zetro Leonardo Purba, Penata Kanselaria Muda KBRI Lima, tengah pulang bersepeda bersama istrinya.

Rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria berdiri menunggu di lokasi. Begitu Zetro mendekat, pelaku langsung melepaskan tiga tembakan.

Beberapa detik kemudian, seorang pria lain datang dengan sepeda motor, dan keduanya melarikan diri.

Zetro sempat dilarikan ke Klinik Javier Prado yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian, namun nyawanya tidak tertolong.

Pernyataan Resmi dan Langkah Diplomatik

Komisaris Polisi Lince, David Guivar, menyatakan bahwa motif penembakan belum dapat dipastikan.

“Peristiwa dan motif yang menyebabkan korban menjadi korban belum diketahui, tetapi kemungkinan balas dendam tidak dapat dikesampingkan,” ujarnya kepada TV Perú.

Sementara itu, Duta Besar Peru untuk Indonesia, Luis Tsuboyama, menegaskan bahwa pemerintah Peru memberi perhatian penuh pada kasus kriminal ini.

“Presiden kami telah memerintahkan penyelidikan dengan tingkat tertinggi, transparan, dan penuh ketekunan untuk mengidentifikasi serta membawa pihak yang bertanggung jawab ke pengadilan,” tegasnya.

Konteks Kriminalitas dan Investigasi

Kasus ini masuk dalam kategori kriminal terorganisir yang melibatkan kelompok bersenjata.

Polisi menyatakan, “Di distrik San Martin de Porres, setelah operasi intelijen, polisi menangkap sejumlah orang yang diduga anggota kelompok kriminal Los Maleantes del Cono.”

Operasi ini menjadi bagian dari upaya pemberantasan kriminalitas di Lima yang belakangan mengalami peningkatan kasus kejahatan terorganisir.

Penyelidikan lanjutan akan mendalami peran masing-masing tersangka dan kemungkinan adanya dalang lain dalam penembakan terhadap staf KBRI ini.

Baca Juga:  Polres Garut Tangkap Oknum Dokter Kandungan yang Diduga Lecehkan Pasien saat USG

(AKM/NID/RAD)

Trending