Connect with us

Berita

Ayah di Serang jadi Korban Penganiayaan hingga Tewas, Sang Anak Ungkap Kronologis dan Minta Keadilan Polisi

Kasus penganiayaan di Serang yang berujung kematian pria menjadi viral setelah anak korban membagikan kronologi insiden di media sosial.

Arthur

Published

on

Ayah di Serang jadi Korban Penganiayaan hingga Tewas, Sang Anak Ungkap Kronologis dan Minta Keadilan Polisi
Ayah di Serang jadi Korban Penganiayaan hingga Tewas, Sang Anak Ungkap Kronologis dan Minta Keadilan Polisi. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 13 November 2024 - Kasus dugaan penganiayaan yang berujung tewasnya seorang pria di Serang tengah ramai diperbincangkan setelah anak korban mengungkap kronologi peristiwa tragis tersebut di media sosial.

Insiden yang diduga terjadi pada 5 September lalu ini telah dilaporkan ke polisi. Namun, keluarga korban menilai bahwa penanganan kasus ini masih jauh dari perkembangan signifikan.

Kronologi Penganiayaan

Melalui akun Instagram @itsdechan, anak korban mengisahkan peristiwa yang menimpa ayahnya.

Berdasarkan unggahannya, insiden bermula saat seorang wanita bernama Mukaidah meminta korban memperbaiki lampu di rumahnya.

Setibanya di lokasi, korban mendapati pintu rumah terkunci dari dalam.

Tak lama berselang, korban diduga diserang oleh sejumlah orang yang telah menunggunya di dalam rumah.

Anak korban menyebutkan bahwa serangan ini dilakukan oleh beberapa pelaku, termasuk ayah, adik, dan paman Mukaidah.

Penganiayaan yang berlangsung dari pukul 05.00 hingga 07.30 pagi ini baru terhenti saat pihak kepolisian tiba di lokasi kejadian.

Kondisi Korban dan Kerugian Material

Dalam kronologinya di Instagram, anak korban menggambarkan luka-luka yang dialami ayahnya akibat penganiayaan tersebut.

Korban dilaporkan mengalami luka serius, seperti patah tulang rusuk, gigi yang patah, serta luka dalam yang meliputi rusaknya organ lambung dan usus.

Luka-luka ini diduga disebabkan oleh pukulan benda tumpul seperti kayu dan batu bata yang digunakan para pelaku.

Selain luka fisik, anak korban menyebutkan bahwa beberapa barang berharga milik korban juga hilang dari tempat kejadian.

Namun, kepolisian belum memberikan keterangan terkait barang-barang yang hilang atau keterkaitannya dengan tindak kriminal ini.

Tuntutan Keadilan dan Perkembangan Kasus

Anak korban mengungkapkan bahwa ia telah melaporkan kasus kriminal ini ke Polda Banten sekitar sebulan lalu.

Baca Juga:  Buka Suara soal Ladang Ganja di Bromo, Kemenhut Sebut Ada Pihak yang Buat Framing Negatif

Namun, ia merasa frustrasi karena hingga kini belum ada perkembangan dalam penyelidikan, dan para pelaku masih bebas di wilayah Lingkungan Bogeg, Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.

Viralnya kasus ini di media sosial mengundang simpati dari berbagai kalangan, yang memberikan dukungan moral kepada keluarga korban.

Banyak yang berharap agar pihak berwenang segera merespons dan menuntaskan kasus ini dengan adil.

passion for media and technology. With experience in SEO writing and shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Trending