Berita
Balas Dendam, Montir di Cimahi Jadi Dokter Gadungan dan Tipu 2 Wanita hingga Jutaan Rupiah
Seorang pria ditangkap di Cimahi setelah berpura-pura menjadi dokter dan menipu dua wanita hingga Rp10 juta.
MPN Indonesia 8 Januari 2025 - Seorang montir asal Jawa Tengah ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cimahi atas tuduhan penipuan dengan menyamar sebagai dokter gadungan.
Pelaku, Widi Andrian (32), yang sehari-hari bekerja di bengkel, berhasil menipu dua wanita dengan total kerugian lebih dari Rp10 juta.
Modus Penipuan Melalui Identitas Palsu
Widi mengaku bernama dr. Damar Mangkuluhur Sardjito dan berpura-pura sebagai mahasiswa kedokteran spesialis ortopedi di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Untuk mendukung aksinya, ia mengenakan seragam dokter dan memasang foto profil di media sosial dengan mengenakan jas putih.
Pelaku mencari korban melalui aplikasi kencan online seperti OMI dan Tinder.
“Pelaku mengaku sedang magang di rumah sakit di Bandung dan menggunakan alasan tersebut untuk meminta uang kepada korban,” ujar Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto, dalam konferensi pers di Mapolres Cimahi pada Senin (6/1).
Tersangka memanfaatkan identitas palsunya untuk meminjam uang dengan alasan kebutuhan kuliah dan biaya administrasi.
Para korban yang percaya pada penyamarannya tergerak untuk mengirimkan uang sesuai permintaannya.
Kerugian Korban dan Penangkapan Pelaku
Dalam waktu 1,5 bulan, tersangka berhasil menipu dua korban yang berasal dari Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kota Cimahi, dengan total kerugian mencapai Rp10 juta.
Uang hasil penipuan digunakan untuk kebutuhan pribadi tersangka.
Penangkapan Widi dilakukan dalam waktu kurang dari 24 jam setelah laporan diterima oleh Polres Cimahi.
“Pelaku kami tangkap kurang dari lima jam setelah pelaporan. Saat ini ia telah ditahan dan dijerat Pasal 378 dan 372 KUHP tentang penipuan, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara,” kata AKBP Tri.
Motif Sakit Hati dan Balas Dendam
Dalam pengakuannya, Widi mengungkapkan bahwa tindakannya dilatarbelakangi oleh rasa sakit hati terhadap salah satu korban.
Ia merasa sering direndahkan karena hanya bekerja sebagai montir.
“Saya sakit hati karena korban sering mengatakan hanya tertarik dengan pria berprofesi TNI atau polisi. Jadi saya berpura-pura jadi dokter untuk balas dendam,” ungkap Widi.
Selain itu, ia mengaku memiliki pengetahuan dasar tentang dunia medis setelah pernah menjalani operasi patah tulang.
Informasi ini ia gunakan untuk mendukung penyamarannya sebagai dokter gadungan.
Widi membeli seragam dan aksesoris dokter yang kemudian digunakan untuk mengunggah foto-foto di media sosial.
Narasi tentang aktivitas sebagai dokter magang juga ia tambahkan guna meyakinkan para korbannya.
“Pelaku tidak pernah melakukan praktik pengobatan. Identitas dokter yang ia gunakan semata-mata untuk mendekati korban dan mengambil uang mereka,” jelas Tri.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
