Kriminal
Densus 88 Bongkar 27 Grup Medsos True Crime Community, Ajarkan Kekerasan Ekstrem ke Anak-Anak
Densus 88 mengungkap 27 grup media sosial terafiliasi True Crime Community yang menyebarkan ideologi ekstrem dan konten kekerasan ke anak-anak.
MPN Indonesia 8 Januari 2026 - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap keberadaan sedikitnya 27 grup media sosial yang terafiliasi dengan komunitas digital bernama True Crime Community (TCC) yang menyebarkan ideologi ekstrem dan konten kekerasan kepada anak-anak dan remaja.
Pengungkapan ini disampaikan dalam Konferensi Pers Penanganan Anak Terpapar Konten Kekerasan di Ruang Digital di Gedung Awaloedin Djamin Bareskrim Polri, Jakarta, pada Rabu (7/1).
Kepala Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Densus 88, Kombes Pol. Mayndra Eka Wardana, menyatakan komunitas digital ini berkembang masif dan aktif menyasar kelompok usia 11–18 tahun, terutama usia 15 tahun melalui berbagai platform media sosial.
“Kami membenarkan apa yang telah disampaikan Kepala BNPT bahwa Densus 88 menemukan sebuah komunitas yang dibingkai dalam grup media sosial. Ini bukan satu-satunya, melainkan salah satu dari puluhan grup serupa yang telah kami identifikasi,” ujar Kombes Mayndra dalam konferensi pers, dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Humas Polri pada Rabu (7/1).
Konten yang disebarkan dalam grup-grup tersebut dikemas dalam bentuk video pendek, animasi, meme, musik, serta simbol dan tokoh pelaku kekerasan yang menarik minat anak-anak.
“Anak-anak belum memiliki kemampuan berpikir kritis yang matang dan cenderung mencari pengakuan. Paparan radikalisme dan kekerasan di media sosial dapat dengan cepat memengaruhi perilaku, emosi, dan pola pikir mereka,” ucap Kombes Mayndra.
Pola Penyebaran dan Nama Grup yang Teridentifikasi
Densus 88 menemukan bahwa komunitas ini tidak dibentuk oleh tokoh atau organisasi resmi, tetapi tumbuh secara sporadis mengikuti perkembangan media digital dan sifat ruang digital yang transnasional.
Tercatat 27 grup media sosial terafiliasi True Crime Community, antara lain adalah sebagai berikut:
- TCC Community
- True Crime Community
- TCCland Under Akmal
- Fuck TCC
- TCC
- WAG TCC Reborn
- WAG TCC Universe
- WAG Area TCC
- Tanah Suci TCC
- TCC Universe V2
- TCC City Nueva Revolucion
- [tccland]
- FTCI Film True Crime Indonesia
- Indonesia Headhunter
- Meinchat
- Group Kasih Sayang
- Nuapf
- Medenist Brigade
- Legion Devision
- FSP-NB
- AZW Ragebait
- Saranjana
- Medenism Under Boris
- Anarko Libertarian Maoist
- Army of Legion
- Have Sex With Your Gun
“Dan ini masih aktif sebagai sarana kontrol bagi orang tua apabila menemukan grup-grup ini di gawai anaknya,” ujar Kombes Mayndra.
Dampak Langsung terhadap Anak-anak dan Kasus Kekerasan yang Terinspirasi
Sepanjang 2025, Densus 88 mencatat bahwa komunitas ini telah memengaruhi 70 anak dari 19 provinsi.
Sebanyak 67 anak telah menjalani asesmen, pemetaan, konseling, dan pendampingan. Mereka berada dalam rentang usia 11–18 tahun, dengan dominasi usia 15 tahun.
Anak-anak ini diketahui merencanakan aksi kekerasan ekstrem, seperti pengeboman sekolah, penusukan, serta rencana bunuh diri setelah melakukan aksi.
Faktor pemicu keterlibatan meliputi perundungan, trauma, keluarga tidak harmonis, minimnya perhatian orang tua, serta paparan pornografi dan kekerasan.
“Dari hasil wawancara, kami menemukan adanya rencana aksi kekerasan ekstrem, termasuk pengeboman sekolah, penusukan, hingga rencana bunuh diri setelah melakukan aksi,” ujar Kombes Mayndra.
Beberapa anak yang tergabung bahkan terinspirasi dari insiden kekerasan global. Kasus-kasus yang dicatat sepanjang 2025 antara lain:
- Henderson Solomon (17), penembakan di Antioch High School, AS, pada 22 Januari 2025.
- Robin M. Westman (23), penembakan di gereja Katolik, AS, Agustus 2025.
- Trinity Shockley (18), rencana penembakan sekolah di Indiana, AS, Februari 2025.
- Desmond Holley (16), penembakan di Evergreen High School, Colorado, AS, September 2025.
- Mario Nouval (15), penusukan di sekolah Odintsovo, Moskow, Rusia, 16 Desember 2025.
Kasus terakhir menunjukkan keterkaitan langsung dengan kejadian di Indonesia.
Senjata pelaku di Rusia bertuliskan Jakarta Bombing 2025 yang merujuk pada insiden di SMAN 72 Jakarta.
“Tulisan itu diambil dan diunggah ke komunitas digital terkait. Ini menunjukkan bagaimana narasi kekerasan dapat melintasi batas negara dan menjadi inspirasi aksi nyata,” ungkap Kombes Mayndra.
Ciri-Ciri Anak Terpapar dan Upaya Intervensi
Densus 88 mengungkap sejumlah ciri anak yang terpapar komunitas ini, antara lain adalah sebagai berikut:
- Ketertarikan berlebihan pada simbol atau tokoh pelaku kekerasan.
- Menarik diri dari pergaulan.
- Menyukai konten sadistik atau kekerasan secara berlebihan.
- Reaksi marah saat gawainya diperiksa.
- Membawa benda menyerupai senjata seperti replika pistol atau pisau ke sekolah.
“Yang bersangkutan paham bahwa ini sesuatu yang privasi bagi dia, gitu. Ketika diinspeksi, cenderung bereaksi secara keras,” ujar Kombes Mayndra.
Pascainsiden SMAN 72 Jakarta pada 7 November 2025, Densus 88 melakukan intervensi lanjutan.
Pada 8 Desember 2025, rencana aksi di Kalimantan Barat berhasil dicegah, disusul penggagalan kasus serupa di Jawa Timur pada 17 Desember 2025.
“Dan kemudian pada tanggal 22 Desember 2025, Mabes Polri beserta jajaran serempak untuk bersama-sama dengan kementerian/lembaga terkait segera mengintervensi anak yang lain, ya, daripada 70 orang ini,” tegas Kombes Mayndra.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
