Connect with us

Kriminal

KKB Tembaki Rombongan Kapolda Papua Tengah, 4 Polisi Terluka

Rombongan Kapolda Papua Tengah menjadi target serangan oleh KKB yang diduga dipimpin oleh Aibon Kogoya pada Jumat (17/10).

Logompn

Published

on

Kkb serang rombongan kapolda papua tengah, 4 polisi terluka
KKB Serang Rombongan Kapolda Papua Tengah, 4 Polisi Terluka | Gambar: Ilustrasi Canva

Papua, MPN Indonesia 20 Oktober 2025 - Rombongan Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Alfred Papare, menjadi target serangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga dipimpin oleh Aibon Kogoya pada Jumat (17/10).

Penembakan terjadi saat iring-iringan kendaraan Kapolda melintas di wilayah KM 17–18, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua Tengah setelah mengevakuasi warga sipil yang jadi korban penyerangan sebelumnya.

“Awalnya kami mengevakuasi lima warga sipil yang diduga ditembaki oleh anggota KKB di Kali Semen. Satu di antaranya meninggal dunia,” ujar Kapolres Nabire, AKBP Samuel kepada wartawan pada Minggu (19/10).

Kronologi Penyerangan

Sebelumnya, pada pukul 10.00 WIT KKB menyerang warga sipil di Kali Semen, Wadio Atas, Distrik Nabire Barat.

Akibat serangan tersebut satu warga, Masturiyadi (50), dilaporkan tewas, sementara empat korban lain mengalami luka-luka.

Rombongan Kapolda Papua Tengah kemudian bergerak ke lokasi untuk mengevakuasi korban penembakan di lokasi tersebut.

Usai melakukan evakuasi, Kapolda Papua Tengah bersama sejumlah pejabat menuju lokasi untuk memberi arahan dan memeriksa kondisi di lapangan.

Namun, pada pukul 14.20 WIT, saat dalam perjalanan pulang, rombongan tersebut diserang oleh KKB dari arah bukit.

“Rombongan kami disanggong (diserang dari penyergapan). Saat itu ada saya, Bapak Kapolda, beberapa pejabat utama, dan Dandim 1705/Nabire,” ungkap Samuel.

Samuel juga menjelaskan bahwa tembakan menghantam mobil paling belakang dalam iring-iringan, menyebabkan empat anggota Polres Nabire luka-luka.

“Dari empat personel itu, satu Kasat Narkoba terkena serpihan di kepala, dua lainnya luka tembak di bahu kiri, dan satu lagi terkena serpihan peluru di tangan,” jelasnya.

Empat Anggota Kepolisian Terluka

Akibat serangan tersebut, empat anggota Polres Nabire mengalami luka. Salah satunya ialah Kasat Narkoba, AKP Hardiman Sirait yang terkena serpihan peluru di kepala bagian kanan.

Baca Juga:  Puji Warga Muslim yang Rebut Senjata Penembakan di Pantai Bondi, Netanyahu: Muslim Pemberani!

“Salah satunya Pak Kasat Narkoba kena serpihan peluru di kepala bagian kanan dan juga dua anggota juga kena serpihan di belakang kepala, dan satu kena di bahu sebelah kiri,” ungkap Samuel.

Keempat korban tersebut dilarikan ke RSUD Nabire untuk menjalankan prosedur operasi mengeluarkan serpihan peluru.

Dan kini tiga korban dikabarkan telah siuman, sementara satu lainnya yang masih membutuhkan perawatan lanjutan akan dirujuk ke Jayapura.

Selain korban luka, mobil dinas Koramil Kodim 1705/Nabire dan kaca depan Avanza hitam yang ditumpangi anggota pecah akibat tembakan.

Pengamanan oleh Aparat

Akibat insiden ini, Kapolda Papua Tengah telah memerintahkan penambahan personel dan penguatan pos-pos keamanan di wilayah Nabire.

“Penjagaan kami perkuat dengan tambahan personel Brimob agar situasi tetap kondusif,” ujar Samuel.

Namun, hingga saat ini aparat belum melakukan pengejaran terhadap KKB yang melarikan diri ke dalam hutan karena mempertimbangkan keselamatan warga yang sedang berkebun di sekitar lokasi.

“Apabila kita melakukan pengejaran dan mereka (KKB) memaksa kita harus kontak tembak, ya kita antisipasi jangan sampai ada korban dari masyarakat yang tidak tahu apa-apa,” katanya.

(AKM/NID/RAD)

Trending