Connect with us

Kriminal

Komnas HAM Ungkap Polri jadi Institusi Paling Banyak Diadukan soal Dugaan Pelanggaran HAM

Komnas HAM sebut Polri paling banyak diadukan terkait dugaan pelanggaran HAM periode 2023–2024.

Logompn

Published

on

Komnas ham ungkap polri jadi institusi paling banyak diadukan soal dugaan pelanggaran ham
Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi III DPR RI. Gambar: YouTube/TVR Parlemen

MPN Indonesia 23 September 2025 - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mencatat Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sebagai institusi yang paling banyak diadukan masyarakat terkait dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Temuan ini disampaikan Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah, dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (22/9).

Anis menjelaskan, laporan dugaan pelanggaran HAM yang diterima Komnas HAM mencakup dua klaster utama, yaitu dugaan pelanggaran hak atas rasa aman dan hak memperoleh keadilan.

Data yang dikumpulkan berasal dari periode Januari 2023 hingga Desember 2024.

“Di mana pihak yang paling banyak diadukan adalah Kepolisian Republik Indonesia,” ujar Anis, seperti yang dilihat MPN Indonesia melalui kanal YouTube TV Parlemen, Selasa (23/9).

Aduan Hak Atas Rasa Aman

Dalam klaster dugaan pelanggaran hak atas rasa aman, Komnas HAM menerima dan memproses sebanyak 504 aduan.

Dari jumlah tersebut, kasus tindak pidana menjadi yang paling dominan dengan 104 aduan.

Selain itu, terdapat 32 aduan terkait pembunuhan atau penganiayaan oleh aparat, serta pemeriksaan terhadap pelapor atau saksi yang disertai intimidasi dan perlakuan tidak manusiawi.

Aduan Hak Memperoleh Keadilan

Selain pelanggaran hak atas rasa aman, Komnas HAM juga mencatat aduan pelanggaran hak memperoleh keadilan sebanyak 1.752 kasus.

Dalam kategori ini, tiga pihak yang paling sering diadukan adalah Polri, lembaga peradilan, dan kejaksaan.

Isu utama yang muncul dalam aduan tersebut adalah dugaan ketidakprofesionalan aparat penegak hukum dengan 1.137 aduan.

Ada pula 115 aduan terkait kinerja dan kode etik aparat penegak hukum.

Baca Juga:  Indonesia Menang Sengketa Sawit di WTO: UE Wajib Ubah Kebijakan Diskriminatif

Menurut Anis, banyak kasus bermuara pada dugaan pembunuhan, penganiayaan, serta penyiksaan oleh aparat.

“Kasus-kasus juga banyak bermuara terkait dengan pembunuhan atau penganiayaan serta dugaan penyiksaan oleh aparat,” kata Anis.

18 Aduan terkait Pembunuhan dan Penganiayaan

Selain itu, Komnas HAM mengungkapkan adanya 18 aduan terkait pembunuhan atau penganiayaan oleh aparat serta pemeriksaan pelapor dan saksi yang disertai intimidasi.

Komnas HAM juga menerima tiga aduan mengenai kriminalisasi advokat, dengan pihak teradu adalah Polri, sementara korban merupakan individu pekerja atau profesi.

Dengan temuan ini, Komnas HAM menekankan bahwa laporan dugaan pelanggaran hukum dan kriminal yang melibatkan aparat, khususnya polisi, masih mendominasi pengaduan masyarakat sepanjang periode 2023–2024.

Temuan tersebut menunjukkan tantangan besar dalam penegakan hukum dan perlindungan hak asasi manusia di Indonesia.

(AKM/NID/RAD)

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga11 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita30 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita37 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita1 hour ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti1 hour ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi1 hour ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi4 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

Trending