Connect with us

Berita

Sakit Hati Tak Dibelikan HP, Pria di Sidoarjo Tega Cekik Ibu Kandung Hingga Tewas

Pria mencekik ibu kandungnya hingga tewas karena tidak dibelikan handphone.

Arthur

Published

on

Sakit Hati Tak Dibelikan HP, Pria di Sidoarjo Tega Cekik Ibu Kandung Hingga Tewas
Sakit Hati Tak Dibelikan HP, Pria di Sidoarjo Tega Cekik Ibu Kandung Hingga Tewas. Gambar : Dok. news.detik.com

MPN Indonesia 15 November 2024 - Peristiwa tragis terjadi di Desa Tambakrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Rabu (13/11).

Hendrikus (30), seorang pria, tega mencekik ibu kandungnya, Suwati, hingga tewas.

Kasus kriminal ini diduga dipicu oleh rasa sakit hati pelaku karena permintaannya untuk dibelikan handphone tidak dipenuhi.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan warga, kejadian berlangsung ketika hanya ada korban dan pelaku di rumah.

Suami korban sedang bekerja, sementara anak kedua mereka juga tidak berada di rumah.

Salah satu tetangga, Aan, menjelaskan bahwa warga mendengar korban berteriak meminta tolong dari dalam rumah.

Namun, mereka tidak dapat langsung masuk karena pagar dan pintu terkunci.

Ketika teriakan semakin keras, warga mendobrak pintu untuk masuk.

Di dalam kamar, mereka menemukan pelaku sedang mencekik leher ibunya yang sudah tergeletak lemas.

Warga segera menangkap Hendrikus, mengikat tangannya, dan mengamankannya di ruang tengah.

“Korban saat itu sudah tergeletak di lantai kamar dengan kondisi lemas,” ungkap Aan.

Beberapa warga menyebutkan bahwa korban masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan ketika ditemukan, tetapi beberapa saat kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Dugaan dan Penyebab

Polisi menduga pelaku sempat menganiaya korban menggunakan benda tajam, sebab ditemukan darah yang berceceran di lantai.

Tetangga dan keluarga menduga motif pembunuhan adalah sakit hati pelaku karena permintaan handphone tidak dipenuhi.

Selain itu, warga menduga Hendrikus dalam pengaruh minuman keras saat melakukan aksi kejam tersebut.

Namun, kepastian mengenai penyebab dan motif masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

“Petugas masih melakukan penyelidikan terkait motif pelaku serta memastikan luka-luka pada tubuh korban melalui pemeriksaan medis. Pelaku sudah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut,” ungkap AKP Fahmi Amrulah, Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo.

Baca Juga:  Polisi Ungkap Pabrik Tembakau Sintetis di Bekasi, Dua Tersangka Ditangkap

Langkah Hukum dan Penyelidikan

Polisi telah memasang garis polisi di lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Jenazah korban juga diperiksa lebih lanjut di rumah sakit untuk memastikan penyebab kematian.

Sementara itu, pelaku, yang memiliki tato di punggung, telah dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Pelaku telah diamankan untuk mempermudah proses pemeriksaan terkait motif dan tindakan sadis yang dilakukan terhadap korban,” jelas Fahmi.

Kasus Serupa di Cirebon

Sebelumnya, peristiwa serupa terjadi di Desa Gombang, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon.

Seorang pria berinisial RJ (21) membakar rumah orang tuanya karena tidak dibelikan sepeda motor.

Kapolsek Depok Polresta Cirebon, AKP Affandi, mengungkapkan bahwa tindakan RJ dipicu oleh rasa sakit hati karena merasa dikucilkan oleh keluarganya.

RJ diketahui sudah berkeluarga, namun tidak bekerja dan sering dianggap manja.

Ia juga kecewa karena keluarganya tidak memberikan perhatian, terutama saat anaknya sakit.

passion for media and technology. With experience in SEO writing and shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Trending