Connect with us

Berita

Turis Korea Jadi Korban Jambret di Bali, Pelaku Ditembak Polisi

Seorang turis asal Korea Selatan menjadi korban jambret di Bali. Dua pelaku ditangkap oleh polisi setelah merampas ponsel korban di Jalan Kesari, Sanur.

Adinda

Published

on

Turis Korea Jadi Korban Jambret di Bali, Pelaku Ditembak Polisi
Turis Korea Jadi Korban Jambret di Bali, Pelaku Ditembak Polisi. Gambar : Dok. KOMPAS.com/ Yohanes Valdi Seriang Ginta

Bali, MPN Indonesia 23 Oktober 2024 - Seorang turis asal Korea Selatan menjadi korban jambret di Bali, tepatnya di Jalan Kesari, Kelurahan Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar.

Insiden tersebut melibatkan dua pelaku berinisial IKSDD (22) dan RAS (22), yang sering menargetkan wisatawan asing di kawasan Denpasar dan Badung.

Kronologi Kejadian

Peristiwa pencurian ini terjadi pada Kamis (17/10) ketika korban, seorang wisatawan asal Korea Selatan, tengah berdiri di pinggir jalan sembari menggunakan ponsel.

Pada saat itu, kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaha NMAX melintas dan dengan cepat merampas ponsel dari tangan korban.

Setelah menerima laporan kejadian tersebut, pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari saksi di tempat kejadian dan menganalisis rekaman CCTV.

Pengungkapan Kasus dan Penangkapan Pelaku

Setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil menemukan kedua pelaku beserta barang bukti di sebuah hotel yang berlokasi di Sanur, Denpasar.

Barang bukti yang disita meliputi satu unit ponsel Samsung Galaxy S22 Plus yang merupakan milik korban, sepeda motor Yamaha NMAX, enam buah pelat nomor palsu, serta uang tunai sebesar Rp5 juta.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Denpasar Selatan, Kompol Herson Djuanda, menyampaikan bahwa kedua pelaku berusaha melarikan diri dan melawan saat akan ditangkap.

“Saat dilakukan penangkapan dan barang bukti, kedua pelaku jambret berusaha melawan dan melarikan diri sehingga diberi tindakan tegas terukur,” ujarnya pada Selasa (22/10).

Akibat perlawanan tersebut, polisi menembak kaki kedua pelaku sebagai tindakan untuk menghentikan mereka.

Riwayat Pelaku dan Modus Operandi

Pelaku IKSDD diketahui telah menjadi buronan (DPO) Polsek Kuta Selatan atas kasus kriminal serupa.

Baca Juga:  WNA Azerbaijan Nyaris Tilep Uang Rp191 Juta dari Money Changer di Bali

Sementara itu, RAS sebelumnya sudah pernah dipenjara selama 8 bulan di Lapas Kerobokan, juga terkait kasus penjambretan.

Kedua pelaku sering kali menargetkan turis asing, terutama di lokasi-lokasi yang sepi.

Namun, menurut Kapolsek Herson Djuanda, mereka tidak hanya membidik turis asing, tetapi juga warga domestik jika situasi memungkinkan.

Menurut penyelidikan polisi, pelaku sering kali berganti-ganti atribut saat melakukan aksinya, termasuk mengganti pelat nomor sepeda motor, jaket, dan helm yang digunakan.

Hal ini dilakukan untuk menyulitkan pelacakan oleh pihak berwenang.

“Setiap kali mereka melakukan jambret, mereka berganti-ganti pelat termasuk jaket dan helm yang mereka gunakan,” jelas Kanit Reskrim Iptu Nur Habib Aulya.

Journalism graduate with a passion for media and technology. With experience in SEO writing, shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Trending