Connect with us

Berita

Momen Langka! Bunga Bangkai Raksasa Amorphophallus titanum Mekar di Kebun Raya Bogor

Bunga bangkai raksasa Amorphophallus titanum mekar sempurna di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (5/2) pukul 00.24 WIB.

Logompn

Published

on

Momen Langka! Bunga Bangkai Raksasa Amorphophallus titanum Mekar di Kebun Raya Bogor
Momen Langka! Bunga Bangkai Raksasa Amorphophallus titanum Mekar di Kebun Raya Bogor | Gambar: Instagram/@kebunraya_id

MPN Indonesia 8 Februari 2026 - Bunga bangkai raksasa Amorphophallus titanum mekar sempurna di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (5/2) pukul 00.24 WIB.

Tumbuhan langka ini tumbuh di area koleksi bunga bangkai, tepatnya di tebingan Mata Air Kahuripan.

Bunga bangkai raksasa tersebut terakhir kali mekar dari umbi yang sama pada 2014 alias 12 tahun yang lalu.

“Tongkol menjulang hingga 140 cm, dengan diameter bunga mencapai 56 cm. Tepat pukul 00.24 WIB, seludang bunga terbuka sempurna, menandai klimaks dari peristiwa langka yang hanya berlangsung singkat,” ujar Horticulture Senior Manager PT Mitra Natura Raya, Yudhistira, dikutip MPN Indonesia dari laman resmi BRIN.

Bunga bangkai yang mekar tahun ini merupakan nomor koleksi 382. Sebelumnya, pada 2020, bunga koleksi nomor VI.C.489 lah yang terakhir mekar di tempat itu.

Keunikan Bunga Bangkai Amorphophallus titanum

Siklus hidup bunga bangkai unik karena melalui fase vegetatif, generatif, serta fase dorman atau istirahat.

“Masyarakat wajib melihatnya karena kejadian mekar bunga ini sangat ditunggu-tunggu,” ujar Peneliti Ahli Madya dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dian Latifah.

Ia juga menjelaskan struktur bunga ini berbeda dari jenis bunga bangkai lainnya seperti suweg (Amorphophallus paeniifolius) dan Rafflesia arnoldii atau Rafflesia hasseltii.

“Meskipun sebutannya bunga bangkai raksasa, namun sebenarnya bunga jantan dan betinanya hanya kecil-kecil mengelompok saja di bagian bawah spadiksnya yang menjulang tinggi,” jelasnya.

Proses penyerbukan alami di habitatnya membutuhkan serangga penyerbuk yang bisa terbang jauh berpuluh-puluh kilometer membawa serbuk sari dari bunga lain yang mekar bersamaan.

“Sedangkan di Kebun Raya harus dibantu manusia (hand pollination). Bunga jantan dan betinanya tidak masak bersamaan,” tambahnya.

Baca Juga:  Viral! Dua Mahasiswi Ini Tak Sengaja Bertemu Mentan Amran di Kebun Raya Bogor, Berujung Diberi Uang

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending