Berita
Apa Makna di Balik Warna SPBU Pertamina yang Berbeda-beda?
PT Pertamina mengklasifikasikan SPBU berdasarkan warna papan penunjuk atau totem yang terlihat jelas di area depan stasiun.
MPN Indonesia 8 Februari 2026 - PT Pertamina mengklasifikasikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) berdasarkan warna papan penunjuk atau totem yang terlihat jelas di area depan stasiun.
Tiga warna utama yang digunakan SPBU Pertamina adalah merah, biru, dan hijau.
Menariknya, setiap warna menunjukkan perbedaan jenis layanan, fasilitas, serta pendekatan bisnis yang dijalankan oleh SPBU tersebut.
SPBU Merah: Pasti Pas
SPBU Pertamina dengan warna merah merupakan tipe yang paling banyak ditemui dan mengusung konsep “Pasti Pas”.
Fasilitas yang disediakan bersifat standar, seperti toilet, tempat ibadah, pengisian angin, dan beberapa di antaranya dilengkapi dengan minimarket.
Jenis bahan bakar yang dijual di SPBU merah meliputi Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, BioSolar, dan Pertalite.
SPBU ini menekankan keandalan takaran dan kualitas BBM sesuai prinsip “Pasti Pas”.
SPBU Biru: Pasti Prima
SPBU biru yang mengusung konsep “Pasti Prima” merupakan pengembangan dari SPBU Pasti Pas yang telah diperkenalkan sejak 2006.
Dibandingkan dengan SPBU merah, fasilitas di SPBU biru lebih lengkap dan menyasar pengendara yang membutuhkan kenyamanan lebih selama perjalanan.
Fasilitas yang tersedia meliputi mesin ATM, bengkel, tenant makanan, jasa cuci kendaraan, penjualan pelumas dan elpiji, hingga restoran cepat saji. SPBU ini didesain sebagai one stop service.
SPBU Hijau: Green Energy Station (GES)
SPBU hijau yang dikenal sebagai Green Energy Station (GES) mencerminkan komitmen Pertamina terhadap energi terbarukan dan efisiensi operasional.
SPBU GES menggunakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sebagai sumber listrik utama, menjadikannya ramah lingkungan.
Konsep utama dari GES adalah mengedepankan pemanfaatan energi bersih dan memperluas ekosistem hijau di sektor hilir migas.
Kode Angka pada SPBU
Selain perbedaan warna, SPBU Pertamina juga dibedakan melalui kode angka yang tertera di depan papan SPBU.
Kode ini terdiri dari lima digit, misalnya 31.XXXX, 43.XXXX, dan 64.XXXX. Dua digit awal mengindikasikan wilayah operasional dan status kepemilikan SPBU tersebut.
Mengacu pada penjelasan laman MyPertamina, pembagian status kepemilikan SPBU terbagi menjadi tiga, yaitu:
- COCO (corporate owner corporate operate): Dimiliki dan dioperasikan langsung oleh Pertamina, menggunakan kode X1.XXXX.
- CODO (corporate owner dealer operate): Dimiliki Pertamina, namun operasionalnya dijalankan oleh pihak swasta, menggunakan kode X3.XXXX.
- DODO (dealer owner dealer operate): Dimiliki dan dikelola sepenuhnya oleh pihak swasta, menggunakan kode X4.XXXX.
Sementara itu, digit pertama pada kode menunjukkan lokasi SPBU berdasarkan wilayah.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
