Connect with us

Berita

Percepat Lacak Mayat Korban Banjir, Gubernur Aceh Datangkan Tim dari China

Gubernur Aceh, Mualem, mengumumkan kedatangan tim asal China untuk membantu pencarian mayat korban banjir bandang di Aceh.

Logompn

Published

on

Percepat lacak mayat korban banjir, gubernur aceh datangkan tim dari china
Percepat Lacak Mayat Korban Banjir, Gubernur Aceh Datangkan Tim dari China | Gambar: Instagram/@humasaceh

Aceh, MPN Indonesia 8 Desember 2025 - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, mengumumkan kedatangan tim asal China untuk membantu pencarian mayat korban banjir bandang di Aceh.

Tim yang berjumlah lima orang ini dilengkapi alat khusus untuk mendeteksi jasad yang masih tertimbun lumpur di beberapa wilayah terdampak bencana.

“Mereka punya alat mendeteksi mayat dalam lumpur. Ini sangat membantu,” ujar Mualem dalam keterangan tertulis, dikutip MPN Indonesia pada Senin (8/12).

Mualem menyebut bahwa alat yang dibawa tim tersebut mampu mengidentifikasi mayat dalam lumpur, mempercepat upaya pencarian di daerah Aceh Timur, Aceh Utara, dan Aceh Tamiang.

“Mayat-mayat di Aceh Timur, Aceh Utara dan Aceh Tamiang masih banyak berada dalam lumpur, jadi lumpur itu sampai sepinggang. Jadi mereka ada alat bantu kita,” katanya.

Instruksi Percepatan Distribusi Logistik

Bencana alam berupa banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh telah menyebabkan 349 orang meninggal dunia dan 92 orang dinyatakan hilang.

Tercatat pula sebanyak 842 titik pengungsian dengan total 194.233 kepala keluarga atau 775.346 jiwa yang terdampak per Jumat (5/12) pukul 20.00 WIB.

Wilayah terdampak terparah meliputi Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tamiang, dan sebagian wilayah Bireuen sehingga Mualem menginstruksikan agar pengiriman logistik ditingkatkan ke tiga wilayah tersebut.

Untuk mempercepat distribusi bantuan logistik, Mualem memnita pemindahan arus pengambilan sembako dari Banda Aceh ke Krueng Geukueh dan Bandara Malikussaleh agar lebih dekat dengan daerah terdampak.

Selain itu, kebutuhan tenda dan air bersih juga disebut masih sangat kurang di berbagai titik pengungsian dan diminta untuk segera dipenuhi.

 “Sembako jangan tertimbun di lokasi tertentu. Banyak titik berat yang harus ditangani cepat,” kata Mualem.

Baca Juga:  Kali Angke Meluap, Perumahan di Villa Pamulang Terendam Banjir

(AKM/NID/RAD)

Trending