Peristiwa
Gara-Gara Rp50 Ribu, 2 Mahasiswa Unissula Tewas Tenggelam saat Lomba Renang di Waduk Kampus
Dua mahasiswa Unissula Semarang tewas tenggelam di waduk kampus saat mengikuti tantangan renang dengan hadiah Rp50 ribu.
MPN Indonesia 12 Februari 2025 - Dua mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang tewas tenggelam di waduk kampus yang terletak di Jalan Kaligawe Raya, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (11/2).
Kedua korban adalah Andre Budi Setiawan (23) asal Jepara, Jawa Tengah, dan Syarif Hidayatullah (21) asal Gresik, Jawa Timur.
Mereka tenggelam saat mengikuti tantangan renang dengan hadiah Rp50 ribu.
Proses Tenggelamnya Korban
Berdasarkan keterangan kepolisian, kejadian bermula saat sekelompok mahasiswa Unissula berkumpul di sekitar waduk kampus.
Salah satu korban mengajukan tantangan berenang menyeberangi waduk sepanjang 30 meter dengan imbalan Rp50 ribu.
Tantangan tersebut diterima oleh korban lainnya yang langsung terjun ke waduk.
Namun, setelah berenang sekitar 10 meter, korban pertama mengalami kesulitan dan tenggelam.
Melihat rekannya dalam bahaya, korban kedua yang awalnya memberikan tantangan berusaha menolong dengan ikut terjun ke waduk.
Namun, upaya penyelamatan itu tidak berhasil, dan korban kedua ikut tenggelam.
Salah satu mahasiswa lain di lokasi sempat mencoba berenang untuk menolong, tetapi berhasil mencapai tepian tanpa bisa menyelamatkan kedua korban.
Upaya Penyelamatan dan Penemuan Jasad Korban
Basarnas Semarang menerima laporan mengenai insiden ini sekitar pukul 17.00 WIB.
Tim penyelamat yang terdiri dari Basarnas dan tim SAR gabungan segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pencarian.
Menurut Koordinator Lapangan Basarnas Semarang, Nurman, pencarian sempat terkendala oleh kondisi gelap, air keruh, serta kedalaman waduk yang mencapai 2,5 hingga 3,5 meter.
Setelah beberapa jam pencarian, jasad kedua mahasiswa akhirnya ditemukan di dasar waduk.
Korban pertama ditemukan pada pukul 19.38 WIB, disusul korban kedua pada pukul 19.45 WIB.
Keduanya dievakuasi ke RSI Sultan Agung Semarang untuk proses lebih lanjut.
Kesaksian dan Penyelidikan Polisi
Sejumlah saksi mata, termasuk pengemudi ojek online yang kebetulan berada di sekitar lokasi, melihat kejadian tersebut.
Beberapa saksi menyebut korban sempat melambaikan tangan meminta pertolongan sebelum akhirnya tenggelam.
Namun, karena situasi berbahaya, tidak ada yang berani menolong secara langsung.
Kapolsek Genuk, Kompol Rismanto, menyatakan bahwa kepolisian telah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan saksi.
Dugaan sementara, kedua korban tenggelam akibat kelelahan saat berenang di waduk kampus.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
