Connect with us

Berita

Polisi Gerebek Markas Geng Motor usai Insiden Juru Parkir Tewas Dikeroyok di Minimarket Bandung

Polisi gerebek markas geng motor di Cimaung, Bandung, pasca-insiden pengeroyokan juru parkir inisial RS (24).

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 18t131512.615
Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono saat gerebek markas geng motor | Gambar: Istimewa

MPN Indonesia 18 Maret 2025 - Polisi menggerebek markas sebuah geng motor di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, pasca-insiden pengeroyokan yang menewaskan seorang juru parkir berinisial RS (24).

Dalam operasi itu, tujuh orang diamankan, sementara sejumlah barang bukti, termasuk senjata tajam jenis celurit dan plat nomor kendaraan yang diduga digunakan saat kejadian, turut disita.

“Hingga saat ini, sebanyak tujuh orang telah diamankan. Satu di antaranya, berinisial DK, telah ditetapkan sebagai tersangka. Sementara enam lainnya masih berstatus saksi,” ujar Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono kepada wartawan, Selasa (18/3).

Dua Orang Positif Narkoba

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa dua orang yang diamankan terbukti positif mengonsumsi narkoba berdasarkan tes urine.

Polisi masih mendalami peran ketujuh yang diamankan serta kemungkinan keterlibatan mereka dalam insiden yang menyebabkan kematian juru parkir tersebut.

“Saat ini, kami masih mendalami peran masing-masing. Dari hasil pemeriksaan, dua di antaranya terbukti positif mengonsumsi narkoba berdasarkan tes urin,” jelas Aldi.

Polisi Buru Empat DPC Geng Motor

Dari hasil pemeriksaan awal, keenam saksi diketahui mengikuti kegiatan pembagian takjil yang dilakukan oleh kelompok tersebut sebelum pengeroyokan terjadi.

Aldi menyatakan bahwa penyelidikan masih dilakukan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kegiatan tersebut dengan insiden pengeroyokan.

“Iya, keenam saksi ini merupakan bagian dari kegiatan pembagian takjil sebelum kejadian penganiayaan,” jelasnya.

Selain itu, polisi juga sedang memburu empat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kelompok Brigez di wilayah Soreang, Katapang, dan Baleendah.

Petugas menemukan indikasi adanya komunikasi antara beberapa saksi dengan pelaku lain yang masih buron.

Baca Juga:  Perwakilan Brimob Minta Maaf usai Lindas Driver Ojol hingga Tewas

Bahkan, salah satu saksi diduga sempat menghapus percakapan dengan pelaku lain, yang kini tengah didalami lebih lanjut.

Imbau Pelaku Serahkan Diri

Kapolresta Bandung menegaskan bahwa polisi akan terus memburu para pelaku yang masih buron.

Aldi mengimbau mereka untuk segera menyerahkan diri agar mempertanggungjawabkan perbuatannya. Jika tidak, polisi akan mengambil tindakan tegas dan terukur.

“Kami mengimbau para pelaku yang masih buron untuk segera menyerahkan diri. Kami beri kesempatan. Tapi jika tidak, kami akan melakukan tindakan tegas dan terukur,” tegasnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending