Connect with us

Berita

Profil IGK Manila, Eks Manajer Timnas Indonesia dan Persija yang Meninggal di Usia 87 Tahun

IGK Manila, mantan manajer timnas Indonesia dan Persija Jakarta, meninggal dunia pada Senin (18/8).

Logompn

Published

on

Profil igk manila, eks manajer timnas indonesia dan persija yang meninggal dunia di usia 87 tahun
Profil IGK Manila, Eks Manajer Timnas Indonesia dan Persija yang Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun | Gambar: Instagram/@erickthohir

MPN Indonesia 18 Agustus 2025 - IGK Manila, mantan manajer timnas Indonesia dan Persija Jakarta, meninggal dunia pada Senin (18/8) di RS Bunda Menteng pada pukul 08.59 WIB.

Informasi mengenai wafatnya tokoh sepak bola nasional ini beredar luas melalui grup WhatsApp Bola Indonesia dan menimbulkan duka di kalangan insan olahraga nasional.

Ucapan belasungkawa mengalir dari berbagai pihak, mengenang jasa-jasanya di dunia sepak bola serta pengabdiannya dalam berbagai bidang, termasuk militer, pendidikan, dan olahraga.

Kontribusi di Sepak Bola Nasional

Nama I Gusti Kompyang Manila dikenal luas dalam sejarah sepak bola Indonesia.

Ia menjadi manajer timnas Indonesia saat tim tersebut meraih medali emas dalam ajang SEA Games 1991 di Manila.

Dalam final yang berlangsung dramatis, Indonesia menang melalui adu penalti melawan Thailand.

Selain di tingkat tim nasional, IGK Manila juga aktif di level klub. Ia menjadi manajer Persija Jakarta saat klub ibu kota itu menjuarai Liga Indonesia 2001.

Sebelumnya, ia juga pernah menjadi bagian dari kesuksesan Bandung Raya saat menjuarai Liga Indonesia 1996.

Riwayat Jabatan

IGK Manila memiliki latar belakang militer sebagai purnawirawan mayor jenderal TNI Angkatan Darat.

Kariernya di militer dimulai sejak lulus dari Akademi Militer Nasional (AMN) pada 1964 dan menjabat berbagai posisi strategis, antara lain:

  • Danton Yon PP (1965)
  • ADC Pangkopur IV/Mandau (1967)
  • Danpusdikpom (1985)
  • Wadan Puspom (1988)
  • Staf Ahli Pangab (1993)
  • Sekjen Departemen Penerangan RI (1995)

Selain itu, ia terlibat dalam beberapa operasi militer, termasuk:

  • Operasi penumpasan G30S/PKI (1965)
  • Operasi Dwikora (1966)
  • Operasi PGRS (1967)
  • Operasi perdamaian PBB
  • Operasi Ganesha (1982)
Baca Juga:  Joao Cancelo Resmi Gabung Kembali ke Barcelona

Latar Belakang

IGK Manila lahir di Singaraja, Bali pada 8 Juli 1942 dan beragama Buddha.

Ia menempuh pendidikan formal sejak Sekolah Rakyat (1955) hingga meraih gelar sarjana (S1) pada 1997, pascasarjana (S2) pada 2000, dan gelar Doktor Honoris Causa pada 2002.

Di luar militer, IGK Manila aktif dalam dunia pendidikan, olahraga, dan politik. Ia pernah menjabat sebagai:

  • Ketua STPDN (1995)
  • Direktur Akademi Olahraga Indonesia (Akorin)
  • Gubernur Akademi Bela Negara (ABN) (2017)

Ia juga dikenal dalam komunitas radio amatir dengan kode panggilan YB0AA dan merupakan Ketua Umum PB Wushu Indonesia (1992).

(AKM/NID/RAD)

Trending