Berita
Starbucks Indonesia Buka Suara soal Pengunjung yang Nongkrong Tanpa Membeli
Starbucks AS mengumumkan kebijakan baru yang mewajibkan pembelian sebelum menggunakan fasilitas kafe. Namun, Starbucks Indonesia memastikan aturan ini tidak berlaku di Indonesia.
MPN Indonesia 6 Februari 2025 - Starbucks Amerika Serikat (AS) mengumumkan perubahan kebijakan yang mewajibkan pelanggan melakukan pembelian sebelum menggunakan fasilitas kafe, termasuk Wi-Fi, area duduk, dan toilet.
Kebijakan ini mulai berlaku pada 27 Januari 2025, menggantikan aturan “pintu terbuka” yang diterapkan sejak 2018.
Namun, Starbucks Indonesia memastikan bahwa aturan tersebut tidak berlaku di Indonesia.
Alasan Starbucks AS Menerapkan Kebijakan Baru
Perubahan aturan di AS terjadi hampir tujuh tahun setelah kebijakan “pintu terbuka” diperkenalkan pada 2018.
Aturan tersebut awalnya diberlakukan sebagai respons terhadap insiden di Philadelphia, di mana dua pria kulit hitam ditangkap saat menunggu pertemuan bisnis tanpa melakukan pembelian.
Kejadian itu memicu perdebatan luas mengenai bias rasial dan akses ke ruang publik, sehingga Starbucks berkomitmen menciptakan lingkungan yang lebih inklusif.
Namun, dengan kepemimpinan baru Brian Niccol, yang bergabung dari Chipotle tahun lalu, Starbucks berupaya merevitalisasi bisnisnya.
Niccol menargetkan gerai-gerai Starbucks sebagai tempat yang lebih ramah bagi pelanggan yang membayar.
Juru bicara Starbucks, Jaci Anderson, menjelaskan bahwa aturan baru ini bertujuan memastikan lingkungan yang nyaman bagi pelanggan yang melakukan pembelian, serupa dengan kebijakan yang telah diterapkan oleh banyak peritel lain.
Apabila pengunjung tidak mematuhi aturan ini, mereka dapat diminta meninggalkan kafe.
Dalam kasus tertentu, pihak kafe juga memiliki wewenang untuk memanggil aparat hukum.
Sebagai bagian dari kebijakan baru, Starbucks AS juga memperkenalkan kode etik yang melarang perilaku seperti diskriminasi, pelecehan, kekerasan, serta penggunaan alkohol dan narkoba.
Selain itu, pelanggan yang memilih untuk minum kopi di tempat (dine-in) akan mendapatkan penawaran isi ulang kopi panas maupun dingin secara gratis, asalkan mereka membawa wadah minum sendiri.
Starbucks Indonesia Menanggapi Kebijakan Baru Starbucks AS
Menanggapi perubahan kebijakan ini, Starbucks Indonesia, yang beroperasi di bawah PT Sari Coffee Indonesia, segera mengeluarkan pernyataan resmi.
Melalui akun Instagram @starbucksindonesia pada Selasa (21/1), Starbucks Indonesia menegaskan bahwa kebijakan yang mewajibkan pembelian sebelum menggunakan fasilitas kafe tidak berlaku di Indonesia.
“Sehubungan dengan berita yang beredar mengenai larangan untuk menikmati fasilitas gerai tanpa transaksi dan pemangkasan jumlah karyawan, aturan tersebut tidak berlaku di Indonesia,” tulis Starbucks Indonesia melalui akun Instagramnya pada Selasa (21/1).
Starbucks Indonesia menjelaskan bahwa perubahan operasional dan kode etik baru yang diterapkan di AS dan Kanada disebabkan oleh permasalahan sosial di wilayah tersebut.
Kebijakan tersebut bertujuan menjaga keamanan dan kenyamanan pelanggan serta karyawan. Namun, aturan ini tidak diterapkan di Indonesia karena kondisi yang berbeda.
Selain itu, Starbucks Indonesia juga menepis kabar bahwa pemutusan hubungan kerja (PHK) yang diumumkan CEO Starbucks Corporation akan berdampak pada PT Sari Coffee Indonesia.
Perusahaan menegaskan bahwa kebijakan terkait pengurangan karyawan hanya berlaku di Amerika Serikat dan Kanada, bukan di Indonesia.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
