Connect with us

Viral

3 Pemuda Tega Lempar Petasan ke Sopir Angkot di Tangerang

Tiga pemuda melempar petasan ke sopir angkot B02 di Cipondoh Tangerang. Video viral, polisi lakukan mediasi kedua pihak.

Logompn

Published

on

3 Pemuda Tega Lempar Petasan ke Sopir Angkot di Tangerang
3 Pemuda Tega Lempar Petasan ke Sopir Angkot di Tangerang. Gambar: Ilustrasi Canva

Banten, MPN Indonesia 28 Februari 2026 - Tiga pemuda melemparkan petasan ke arah sopir angkot di Jalan Maulana Hasanudin, RT 07 RW 01, Kelurahan Cipondoh, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten pada Selasa (24/2) sekitar pukul 02.00 WIB.

Peristiwa ini terjadi di wilayah Cipondoh, Tangerang, terhadap angkot B02 yang melayani rute Cikokol–Ciledug dan mengakibatkan dua sopir angkot kaget namun tidak mengalami luka.

Ketiga pelaku masing-masing berinisial DA (20), RDS (16), dan UPY (21).

Aksi tersebut terekam dalam video yang viral di media sosial.

Dalam rekaman terlihat ketiga pemuda memegang sejumlah petasan, lalu melemparkannya ke dalam angkot yang sedang berjalan sambil berkeliling menggunakan sepeda motor dan berboncengan tiga.

Petasan dilemparkan secara acak dan sempat masuk ke dalam kabin angkot di sisi kiri kursi sopir angkot, sehingga mengejutkan pengemudi.

Kapolsek Cipondoh AKP Yudha Prakoso mengonfirmasi bahwa ketiga pelaku telah dipanggil untuk menjalani pemeriksaan dan pertemuan dengan korban telah difasilitasi oleh pihak kepolisian.

“Sudah diadakan pertemuan kedua pihak yang difasilitasi oleh Polres Metro Tangerang Kota,” kata Yudha dalam keterangannya.

Ia juga menyampaikan bahwa tindakan pelemparan petasan dilakukan pelaku karena iseng.

“Menurut keterangan mereka iseng, tidak ada kegiatan,” jelasnya.

Proses Mediasi Difasilitasi Polisi

Dalam keterangan terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Parikhesit menjelaskan bahwa pihaknya langsung menindaklanjuti peristiwa yang viral tersebut dengan melakukan klarifikasi terhadap para pelaku dan korban.

“Kami bergerak cepat menelusuri kebenaran video yang beredar. Setelah dilakukan klarifikasi terhadap korban dan para pelaku, kami memfasilitasi pertemuan guna penyelesaian secara kekeluargaan dengan tetap mengedepankan prinsip hukum dan keadilan,” ujar Parikhesit dalam keterangannya, Kamis (26/2).

Baca Juga:  Rieke Diah Pitaloka Berpeluang Dipanggil KPK terkait Kasus Korupsi Bupati Bekasi

Dalam mediasi yang berlangsung di Mapolres Metro Tangerang Kota, turut hadir orang tua ketiga pelaku.

Dua sopir angkot yang menjadi korban adalah Muhamad Gazali (51) dan Marjono (51).

Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan kasus tersebut secara damai.

“Para pelaku menyadari kesalahannya dan telah meminta maaf kepada korban serta masyarakat. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan perkara ini secara damai dengan dibuatkan surat kesepakatan bersama,” imbuh Parikhesit.

Polisi Tekankan Aspek Hukum dan Sosial

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden Muhammad Jauhari menegaskan bahwa pendekatan yang digunakan dalam kasus ini mempertimbangkan faktor usia dan dampak sosial, namun tetap mengedepankan tanggung jawab hukum.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Media sosial bukan ruang untuk mencari sensasi dengan cara yang melanggar hukum,” tegas Jauhari.

Meski video pelemparan petasan tersebut sempat viral di media sosial, polisi memastikan tidak ada laporan resmi yang dibuat oleh korban.

(AKM/NID/RAD)

Trending