Connect with us

Viral

Aparat Bongkar Pos Ormas di Pasar Kramat Jati Usai Adanya Laporan Intimidasi

Aparat bongkar pos ormas di Pasar Induk Kramat Jati usai laporan intimidasi. Langkah ini diambil untuk jaga ketertiban dan kenyamanan pedagang.

Logompn

Published

on

Aparat bongkar pos ormas di pasar kramat jati usai adanya laporan intimidasi
Aparat Bongkar Pos Ormas di Pasar Kramat Jati Usai Adanya Laporan Intimidasi. Gambar: MPN Indonesia/Arie

MPN Indonesia 15 Mei 2025 - Aparat gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP membongkar pos-pos organisasi masyarakat (ormas) di kawasan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Rabu malam (14/5).

Langkah ini diambil setelah adanya laporan intimidasi terhadap kepala keamanan pasar.

“Malam hari ini juga, perintah pimpinan kita untuk membongkar pos-pos ormas yang ada di Pasar Induk Kramat Jati,” ujar Kapolsek Kramat Jati, Kompol Rusit, kepada MPN Indonesia, Kamis (15/5).

Penyisiran Blok Pasar, Tak Temukan Preman

Selain membongkar pos, aparat juga menyisir area pasar untuk mencari keberadaan preman berkedok ormas. Namun, malam itu tidak ditemukan individu mencurigakan.

“Kita sudah sisir dari blok ke blok,” lanjut Kompol Rusit.

Ia menegaskan bahwa aparat hadir untuk menciptakan rasa aman, bukan menakut-nakuti.

“Perintah pimpinan kami, tidak ada intimidasi terhadap pedagang-pedagang yang ada di sini. Kita memberikan kenyamanan, ketentraman pada pedagang dan kita juga bekerjasama dengan PD Pasar Jaya dalam rangka ini,” tegasnya.

Apresiasi dari Pengelola Pasar

Manajer Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun, menyambut baik penertiban ini.

Ia menyebut kehadiran premanisme telah mengganggu aktivitas perdagangan dan membuat pengelola pasar tidak nyaman.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada petugas gabungan malam ini yang bertindak cepat untuk menertibkan preman buntut dari kepala keamanan kami yang diintimidasi,” ungkap Agus Lamun.

Ia berharap situasi kondusif dapat segera pulih.

“Saya berharap tidak ada lagi bentuk intimidasi agar pengelola pasar dan pedagang bisa nyaman,” tambahnya.

Pelaku Intimidasi Sudah Ditangkap

Sebelumnya, pihak Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) telah menangkap pelaku intimidasi terhadap kepala keamanan pasar.

Baca Juga:  Viral! Sopir Pajero Tusuk Kernet Bus di Lampung Gara-Gara Tak Terima Ditegur

“Sudah ditangkap oleh Ditreskrimum Polda ya,” tutur Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly.

Namun, ia enggan menjelaskan lebih lanjut. “Sudah ditangani Ditreskrimum Polda, silakan dengan Polda saja ya,” jelasnya.

Komitmen Tegas Berantas Premanisme

Tindakan tegas pembongkaran pos ormas ini menegaskan komitmen aparat dalam menjaga ketertiban dan keamanan di area publik.

Penyalahgunaan atribut ormas untuk melakukan intimidasi dianggap sebagai bentuk premanisme yang harus diberantas.

Langkah ini juga menjadi sinyal kuat bahwa aparat tak akan mentolerir tindakan yang mengganggu kenyamanan pelaku usaha dan masyarakat umum di lingkungan pasar.

(ARI/NID/RAD)

 

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending