Viral
Guru Honorer yang Viral usai Ngaku Tinggal di Gubug Reyot Minta Maaf
Guru honorer yang sempat viral karena tinggal digubuk reyot minta maaf dan klarifikasi usai videonya ditanggapi pemerintah setempat.
MPN Indonesia 8 September 2025 - Video viral yang memperlihatkan kondisi gubuk reyot milik seorang guru honorer di Dusun V, Desa Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, sempat memicu simpati dan kritik tajam dari publik.
Namun usai ditanggapi oleh pemerintah setempat, guru honorer yang bernama Marsiah itu langsung meminta maaf dan memberi klarifikasi atas video yang beredar.
Ia menyatakan tidak mengetahui video tersebut akan menimbulkan kehebohan.
Menurutnya, pengambilan video dilakukan oleh seseorang yang mengaku ingin membantu lewat program bedah rumah.
“Melalui video ini saya minta maaf, demi Allah saya tidak sengaja membuat video ini. Tidak ada maksud untuk apa-apa karena awalnya mereka membuat video hanya untuk bedah rumah. Saya tidak tahu kalau sampai diviralkan seperti ini,” katanya seperti dalam video yang beredar, dikutip MPN Indonesia pada Senin (8/9).
Rumah Gubuk Dipakai untuk Hewan Ternak
Dalam pernyataan lebih lanjut, Marsiah menjelaskan bahwa bangunan yang viral tersebut awalnya dibeli lewat cicilan dan dibangun untuk menjaga hewan ternak seperti ayam dan bebek miliknya.
Sementara itu, Marsiah dan keluarganya tinggal di sebuah rumah sewa yang sudah ditempati selama sepuluh tahun. Lewat video yang ditunjukkan, rumah tersebut bertembok putih berbeda dengan rumah gubuk yang sempat viral kemarin.
“Kita tinggal di Bandar Labuhan sudah sepuluh tahun yang lalu. Selama sepuluh tahun itu, kita tinggal di rumah ini posisinya kita menyewa di sini,” jelas Marsiah.
Video Rumah Gubuk Guru Honorer yang Viral
Beberapa hari lalu, beredar video yang menunjukkan gubuk reyot nyaris roboh hingga disangga dengan spanduk lusuh yang disebut milik Marsiah.
Pemilik video menyebut bangunan itu milik pasangan Ahmad Rajali dan Marsiah. Rajali sehari-hari bekerja sebagai penarik becak bermotor, sementara Marsiah berprofesi sebagai guru honorer.
Mereka mengakui bahwa kerusakan atap gubuk itu sudah berlangsung selama dua tahun, namun belum diperbaiki karena keterbatasan penghasilan.
Marsiah juga menyebut bahwa ia tidak menerima bantuan sosial maupun jaminan kesehatan dari pemerintah.
Video yang viral ini menimbulkan dugaan bahwa pemerintah daerah tidak memberikan perhatian atau bantuan sosial kepada Marsiah.
Klarifikasi Pemerintah Setempat
Menyikapi viralnya video tersebut, Dinas Sosial dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memberikan klarifikasi.
Mereka menyampaikan bahwa bangunan yang terekam dalam video bukan rumah tempat tinggal Marsiah dan keluarganya. Marsiah dan keluarganya diketahui tinggal di rumah permanen yang berada tepat di depan gubuk tersebut.
Pernyataan resmi juga datang dari Plt Kadis Kominfostan Deli Serdang, Anwar Sadat Siregar, yang menegaskan pentingnya verifikasi informasi sebelum disebarkan ke publik.
“Kalau informasinya salah, dampaknya bisa negatif. Kita harus selalu tabayyun, teliti, dan melakukan verifikasi sebelum menyebarkannya,” ujarnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
