Connect with us

Viral

Kembalikan ID Liputan Istana, Biro Pers: Kejadian Ini Tidak Akan Terulang Kembali

Istana Kepresidenan mengembalikan ID peliputan khusus Istana milik wartawan CNN Indonesia usai mengadakan pertemuan antar pihak-pihak terkait.

Logompn

Published

on

Kembalikan id liputan istana, biro pers kejadian ini tidak akan terulang kembali
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Istana, Muhammad Yusuf Permana | Gambar: YouTube/Sekretariat Presiden

MPN Indonesia 29 September 2025 - Istana Kepresidenan mengembalikan kartu identitas (ID) peliputan khusus Istana milik wartawan CNN Indonesia, Diana Valencia, pada Senin (29/9).

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Istana, Muhammad Yusuf Permana menjelaskan bahwa pertemuan telah dilakukan antara pihak Istana Negara dengan Pemimpin Redaksi CNN Indonesia, Titin Rosmasari, Wakil Ketua Dewan Pers, Totok, serta Diana Valencia.

“Pagi ini kami telah bertemu dengan Pemred CNN, juga dengan Pak Totok, dengan Bu Diana. Kita berdiskusi, Istana ini sangat terbuka. Bu Diana ingin berkomunikasi, ingin mengajak bertemu. Kami pun meluangkan waktu, tentu saja karena ini menjadi prioritas kami untuk ditindaklanjuti,” jelasnya kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Senin (29/9)

Yusuf juga menyatakan bahwa pihaknya menyesal dan ia memastikan hal tersebut tidak akan terjadi lagi.

“Kemudian juga kami memastikan bahwa kejadian ini tidak akan terulang kembali… dan Kepala Biro Pers dan Media juga telah menyesal begitu untuk menarik ID teman-teman,” katanya.

Bukan ID Profesi Wartawan yang Ditarik

Dalam pernyataan lebih lanjut, Yusuf menjelaskan bahwa ID yang sebelumnya diambil merupakan ID khusus peliputan Istana, bukan ID profesional jurnalis dari tempat Diana bekerja.

Ia menegaskan bahwa Biro Pers tidak memiliki kewenangan untuk mencabut ID profesi seorang wartawan.

“Biro Pers dan Media tidak mengambil ID profesional Mbak Diana sebagai jurnalis. Kita tidak mempunyai kewenangan itu. Tapi yang diambil oleh teman-teman itu adalah ID khusus Istana. Namun demikian, ID khusus Istana itu pun sekarang akan dikembalikan kepada yang bersangkutan,” tambahnya.

Baca Juga:  Google Maps Hapus Rute Lewat Sawah Menuju Tol Purwomartani usai Ratusan Mobil Nyasar

Yusuf menyampaikan bahwa pihaknya menghormati jurnalis sebagai pilar keempat demokrasi yang menyampaikan berita lokal secara akurat, kritis, dan akuntabel.

“Dan teman-teman Biro Pers Setpres ini sangat hormati peran jurnalis selaku pilar keempat demokrasi dalam sampaikan berita, selalu akurat, kritis, akuntabel untuk masyarakat Indonesia,” ucap Yusuf.

Respons CNN Indonesia

Dalam kesempatan yang sama, Pemimpin Redaksi CNN Indonesia, Titin Rosmasari menyampaikan apresiasi kepada Biro Pers yang telah mengembalikan ID serta membuka ruang dialog.

Ia menyatakan bahwa pengembalian ID tersebut memastikan Diana dapat kembali melaksanakan tugas jurnalistiknya seperti sebelumnya.

“ID ini artinya dapat jaminan bahwa Mbak Diana dapat kembali menjalankan tugas seperti sebelumnya, sebaik-baiknya dan mendapat perlakuan yang tetap sebaik-baiknya, seperti sebelumnya,” ujar Titin.

Titin juga menyampaikan bahwa Kepala Biro Pers Media dan Informasi, Erlin Suastini telah menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut.

Sementara itu, Diana Valencia sendiri menyatakan terima kasih atas pengembalian ID dan permintaan maaf dari pihak Istana Negara. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang bagi jurnalis lainnya.

“Bahwa pengembalian ID ini adalah suatu wujud teman-teman di Istana itu nanti akan ada jaminan ini adalah jadi yang terakhir ya Pak Yusuf,” kata Diana.

Dewan Pers Minta Akses Peliputan Dipulihkan

Sebelumnya, Dewan Pers melalui Ketua Komaruddin Hidayat telah menyampaikan permintaan agar akses peliputan jurnalis CNN Indonesia dipulihkan.

Hal ini disampaikan dalam siaran pers pada Minggu (28/9), setelah menerima pengaduan terkait pencabutan ID wartawan Istana Kepresidenan.

“Dewan Pers meminta agar akses liputan wartawan CNN Indonesia yang dicabut segera dipulihkan sehingga yang bersangkutan dapat kembali menjalankan tugas jurnalistiknya di Istana,” tulis Komaruddin dikutip MPN Indonesia dari siaran pers pada Senin.

Baca Juga:  Damkar Evakuasi Anjing Liar usai Gigit Anak Kecil di Alun-alun Pondok Aren

(AKM/NID/RAD)

Trending