Connect with us

Viral

Kronologi Pengantin di Bekasi Kena Tipu WO, Kerugian Tembus Rp85 Juta

Pasangan pengantin Aldi (32) dan Feny (32) melaporkan dugaan penipuan yang dilakukan wedding organizer (WO).

Logompn

Published

on

Kronologi Pengantin di Bekasi Kena Tipu WO, Total Kerugian Capai Rp85 Juta
Kronologi Pengantin di Bekasi Kena Tipu WO, Kerugian Tembus Rp85 Juta. Gambar: Ilustrasi Canva

Jawa Barat, MPN Indonesia 26 Mei 2026 - Pasangan pengantin Aldi (32) dan Feny (32) melaporkan dugaan penipuan yang dilakukan wedding organizer (WO) Marwah Catering Service yang berkantor di Jakarta Timur.

Langkah hukum itu ditempuh setelah resepsi pernikahan mereka di Islamic Center Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (23/5) tidak terlaksana sebagaimana mestinya.

Dalam kasus ini, keduanya mengaku mengalami kerugian materiil hingga Rp85 juta

Menurut Feny, seluruh proses awal berjalan seperti biasa. Namun, menjelang hari pelaksanaan muncul sejumlah kejanggalan hingga akhirnya resepsi batal digelar.

Awal Mula

Feny mengaku setelah membayar DP, ia menghadiri acara test food yang digelar pihak WO di kantornya di wilayah Cakung.

Dalam kegiatan tersebut, ia melihat sejumlah staf dan vendor yang bekerja, mulai dari dekorasi, make-up artist (MUA), master of ceremony (MC), hingga contoh pelaminan dan makanan prasmanan.

“Saya melakukan pembayaran DP dulu. Setelah DP, saya test food,” kata Feny kepada wartawan di Mapolres Jakarta Timur, Minggu (24/5).

Setelah itu, ia menjalani fitting busana pengantin sebanyak dua kali di kantor tersebut.

“Setelah pulang dari situ saya dihubungi admin Marwah untuk menanyakan info lainnya. Lalu ada fitting di JGC, kantornya. Saya fitting dua kali. Setelah fitting, lanjut pembayaran bertahap sampai lunas,” jelasnya.

Pembayaran paket WO disebut telah lunas pada awal April 2026. Selanjutnya, pada 11 Mei 2026, Feny kembali melakukan pembayaran tambahan jumlah tamu (pax).

Total keseluruhan dana yang telah dibayarkan mencapai Rp85 juta.

Korban Mulai Curiga

Kecurigaan mulai muncul saat rapat persiapan atau technical meeting (TM) dilakukan secara daring dan hanya berlangsung sekitar 10 menit.

Baca Juga:  Pemilik Anjing Pemburu di Bogor yang Tewaskan Bocah 9 Tahun jadi Tersangka

“Menurut saya technical meeting-nya masih belum jelas karena tidak detail. Yang saya dapat cuma catering-nya berapa pax, gubukan berapa pax per item, pax-nya di sesi ke berapa. Sangat tidak detail,” jelasnya.

Ia mengaku sempat bertanya mengenai detail acara, namun pihak WO menjawab akan diinfokan sehari sebelum acara.

“Normalnya TM itu langsung datang ke venue, lihat venue, diarahkan. Dari situ saya curiga,” ujarnya.

Gedung Belum Lunas

Puncak permasalahan terjadi pada 13 Mei 2026 atau sekitar H-10 sebelum acara.

Saat itu pihak Islamic Center Bekasi menghubungi pasangan tersebut dan menyampaikan bahwa pembayaran gedung belum dilunasi.

“Dari pihak Islamic Center bilang masih kurang pembayaran sekitar Rp17,5 juta. Ternyata, pihak WO baru bayar DP sekitar Rp6 juta,” ujar Feny.

Menjelang H-1 pernikahan, Aldi dan Feny mendatangi kantor WO di JGC dan mendapati lokasi tersebut telah kosong. Keduanya kemudian mendatangi gudang WO.

“Kami minta kepastian pembayaran karena sudah H-1. Mereka bilang deposito belum cair dan janji akan dibayar jam empat sore,” ucap Aldi.

Pihak WO disebut sempat menandatangani surat pernyataan di atas materai terkait tanggung jawab pelaksanaan acara, namun kemudian meninggalkan lokasi.

Sejumlah pekerja dekorasi dan katering juga mengaku tidak mendapat arahan.

Resepsi Batal Total

Pada hari H acara, resepsi tidak terlaksana karena pihak WO tidak hadir. Alhasil, pasangan itu menikah dengan ruangan tanpa dekorasi dan katering.

Pihak Islamic Center Bekasi memberikan fasilitas agar akad nikah tetap dapat berlangsung selama satu hingga dua jam.

Lapor ke Polisi

Atas kejadian tersebut, Aldi dan Feny melaporkan dugaan penipuan itu ke Polres Metro Jakarta Timur.

Mereka membawa barang bukti berupa percakapan digital, bukti transfer pembayaran, dan surat pernyataan yang telah ditandatangani pihak WO.

Baca Juga:  Viral! Sopir Pajero Tusuk Kernet Bus di Lampung Gara-Gara Tak Terima Ditegur

(AKM/NID/RAD)

Trending