Viral
Lahir di Ambulans saat Gempa, Bayi di Sikka NTT Diberi Nama “Gempita”
Seorang ibu memberi nama Agustin Gempita Aurora karena lahir saat gempa.
Nusa Tenggara Timur, MPN Indonesia 18 Agustus 2026 - Peristiwa gempa bumi yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8) hadirkan kisah di Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka.
Seorang ibu melahirkan bayi perempuan di dalam ambulans, setelah dievakuasi dari Puskesmas Paga akibat guncangan gempa.
“Jadi dievakuasi ke tempat yang lebih aman, kondisi sekarang sudah melahirkan dengan selamat,” ujar Kepala Puskesmas Paga Gabriel Pelo Panditi melalui keterangan resmi pada Sabtu (15/8).
Gempa Bumi di Nusa Tenggara Timur Picu Persalinan Darurat
Saat gempa bumi terjadi, ibu hamil tersebut sedang menjalani perawatan di Puskesmas Paga.
Kondisinya sudah memasuki fase pembukaan lengkap sehingga membutuhkan pertolongan persalinan segera.
Tenaga kesehatan kemudian mengevakuasi pasien keluar dari bangunan.
Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari risiko kerusakan gedung maupun kemungkinan gempa susulan.
Proses evakuasi berlangsung menuju halaman Taman Kanak-Kanak (TK) Poli Pawe Alvarez Paga, tidak jauh dari Puskesmas.
Di area terbuka itu, tenaga kesehatan menyiapkan tempat persalinan darurat dengan perlengkapan yang tersedia.
Kain dipasang sebagai pembatas, sedangkan sebuah truk dimanfaatkan sebagai pelindung tambahan.
Kronologi Persalinan Gempita di Ambulans
Akibat proses persalinan sudah tidak dapat ditunda, tim medis putuskan menggunakan ambulans sebagai lokasi persalinan.
Kendaraan tersebut sebelumnya telah disiagakan di lokasi evakuasi.
Sekitar pukul 09.02 WITA, bayi perempuan itu lahir secara normal dengan berat badan 3,6 kilogram.
Orang tua kemudian memberikan nama Agustin Gempita Aurora kepada putri mereka.
Nama Gempita dipilih karena kelahirannya berlangsung bersamaan dengan gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur.
Kondisi Ibu dan Bayi usai Persalinan
Setelah persalinan selesai, ibu dan bayi tidak langsung dipindahkan ke ruang perawatan.
Keputusan tersebut diambil karena masih ada kekhawatiran terhadap gempa susulan.
Keduanya menjalani perawatan sementara di bawah pohon johar di halaman Kantor Camat Paga.
Tenaga kesehatan tetap melakukan pemantauan kondisi ibu dan bayi secara berkala.
“Belum masuk ke ruang perawatan karena takut gempa susulan, jadi sekarang ibu dan anak sedang dirawat di bawah pohon johar di halaman Kantor Camat Paga,” kata Gabriel.
Persalinan darurat berlangsung dengan selamat meski dilakukan di tengah situasi evakuasi.
Keduanya akan diperbolehkan pulang setelah masa nifas selesai dan kondisi kesehatan dinyatakan stabil sesuai anjuran dokter.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
