Connect with us

Viral

Menag Nasaruddin Umar Minta Maaf usai Ucapannya soal Guru Viral

Nasaruddin Umar menyampaikan permohonan maaf atas potongan video pernyataannya mengenai profesi guru yang menimbulkan berbagai tafsir.

Logompn

Published

on

Menag nasaruddin umar minta maaf usai ucapannya soal guru viral
Menag Nasaruddin Umar Minta Maaf usai Ucapannya soal Guru Viral | Gambar: Dok. Kemenag

MPN Indonesia 4 September 2025 - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan permohonan maaf atas potongan video pernyataannya mengenai profesi guru yang menimbulkan berbagai tafsir di masyarakat.

Dalam keterangan pers resmi Kementerian Agama, Nasaruddin menyatakan bahwa dirinya tidak bermaksud merendahkan profesi guru.

Ia mengakui bahwa potongan ucapannya telah menimbulkan salah tafsir dan melukai perasaan sejumlah guru.

“Saya menyadari bahwa potongan pernyataan saya tentang guru menimbulkan tafsir yang kurang tepat dan melukai perasaan sebagian guru. Untuk itu, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya. Tidak ada niat sedikit pun bagi saya untuk merendahkan profesi guru,” ujar Nasaruddin, Rabu (3/9).

Nasaruddin: Saya Paham Guru Butuh Kesejahteraan yang Layak

Nasaruddin menegaskan bahwa profesi guru merupakan pekerjaan yang sangat mulia.

Ia juga menyampaikan bahwa dirinya telah mengabdikan hidup selama puluhan tahun sebagai pendidik, dosen, penulis, dan pembimbing mahasiswa.

“Karena itu, saya sangat memahami bahwa di balik kemuliaan profesi ini, guru tetap manusia yang membutuhkan kesejahteraan yang layak,” jelasnya.

Duduk Perkara

Sebelumnya, Nasaruddin menuai pro dan kontra usai potongan video pernyataannya viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, Nasaruddin mengatakan bahwa guru memiliki tujuan yang mulia, berbeda dengan pedagang yang mencari uang.

Ucapan tersebut disampaikan dalam acara Pembukaan Pembelajaran Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 3 di UIN Jakarta, Tangerang Selatan.

“Guru itu tujuannya mulia, bagaimana memintarkan anak orang, itu tujuannya. Bukan cari uang. Kalau mau cari uang, jangan jadi guru, jadi pedaganglah,” ujarnya saat itu.

Baca Juga:  Kabar Duka! Ketua KPAI Margaret Aliyatul Maimunah Tutup Usia

Komitmen Kemenag Tingkatkan Kesejahteraan Guru

Nasaruddin Umar menekankan bahwa Kementerian Agama memiliki komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan dan kapasitas para guru, baik guru madrasah maupun guru pendidikan agama.

Sebanyak 227.147 guru non-PNS saat ini menerima kenaikan tunjangan profesi dari sebelumnya Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan.

Selain itu, lebih dari 102 ribu guru madrasah dan guru pendidikan agama mengikuti program PPG dalam jabatan.

Total peserta PPG pada 2025 mencapai 206.411 guru, naik signifikan dari 2024 yang hanya mencatat 29.933 guru, menunjukkan peningkatan sekitar 700%.

Dalam tiga tahun terakhir, 52 ribu guru honorer pun berhasil diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Semua ini adalah bentuk nyata perhatian negara bagi peningkatan kesejahteraan sekaligus penguatan kapasitas para guru,” ungkap Nasaruddin.

(AKM/NID/RAD)

Trending