Viral
Pria Berkebaya saat Kirab 1 Suro Viral, Puro Mangkunegaran Buka Suara
Puro Mangkunagaran memberi klarifikasi soal pria berkebaya yang viral dalam Kirab Malam 1 Suro di Solo.
MPN Indonesia 19 Juni 2026 - Pria berkebaya yang muncul dalam Kirab Malam 1 Suro di Puro Mangkunegaran, Solo, pada Selasa (16/6) viral setelah fotonya menuai perbincangan hangat publik.
Sosok tersebut terlihat mengikuti prosesi sakral dengan mengenakan kebaya, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaiannya dengan aturan adat dalam peringatan 1 Suro.
Pihak Puro Mangkunagaran kemudian memberikan klarifikasi resmi terkait kejadian tersebut.
Ketua Panitia Penyelenggara 1 Suro Be 1960 Mangkunagaran, Ancillasura Marina Sudjiwo atau Gusti Sura, menegaskan bahwa panitia tidak pernah memberikan izin atau perlakuan khusus kepada pihak mana pun.
“Mangkunagaran telah mengeluarkan panduan ageman untuk ritual adat 1 Sura, panitia penyelenggara 1 Sura BE 1960 tidak pernah memberikan izin, dispensasi, ataupun perlakuan khusus kepada pihak mana pun,” tulisnya melalui akun Threads @ancsud, dikutip MPN Indonesia pada Jumat (19/6).
Kronologi Pria Berkebaya yang Ikut Kirab 1 Suro
Peristiwa ini bermula dari unggahan akun Threads @mbulnyandul yang memperlihatkan foto tiga orang berkebaya di area Pendapa Ageng Puro Mangkunagaran saat kirab berlangsung.
Salah satu dari mereka diduga berjenis kelamin laki-laki dan kemudian diketahui bernama Rahadian M. Saputra.
Unggahan tersebut kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial, termasuk Facebook dan Instagram, sehingga menjadi perhatian dalam berita lokal di Solo.
Akun tersebut juga menyertakan kritik terhadap kehadiran peserta berkebaya dalam acara sakral tersebut.
“Ibuuu @sarawijayanto, tolong ini anaknya ditegur. Dikasih tau, mana yang patut mana yang ndak. Acara sakral, bukan acara mejeng-mejeng. Dengan segala hormat nggih, Ibu. Gusti Sura @ancsud, nyuwun palilah,” tulis akun tersebut.
Unggahan awal tersebut kemudian dihapus, namun akun yang sama memberikan penjelasan lanjutan terkait maksud unggahan.
“Saya memang bukan siapa-siapa. Saya hanya abdi dalem Karaton Surakarta. Saya hanya melaksanakan tanggung jawab sebagai abdi budaya. Nuwun,” ungkapnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
