Connect with us

Berita

Sambil Menangis, Sujiwo Tejo Minta Maaf ke Gus Miftah: Dia Mungkin Wali Lewat Olok-olokannya

Sujiwo Tejo meminta maaf kepada Gus Miftah melalui unggahan emosional, menyebutnya sebagai seorang wali meski sering disalahpahami.

Actress 1299250

Published

on

Sambil Menangis, Sujiwo Tejo Minta Maaf ke Gus Miftah Dia Mungkin Wali Lewat Olok olokannya
Sambil Menangis, Sujiwo Tejo Minta Maaf ke Gus Miftah Dia Mungkin Wali Lewat Olok-olokannya. Gambar: Detikfoto/Rifkianto Nugroho

MPN Indonesia 7 Desember 2024 - Sujiwo Tejo secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada Gus Miftah.

Permintaan maaf ini disampaikan Sujiwo melalui sebuah unggahan di media sosial, di mana ia menangis dan mengungkapkan penyesalannya atas prasangka buruk terhadap Gus Miftah.

Dalam unggahannya, Sujiwo menyebut bahwa Gus Miftah mungkin seorang wali, seseorang yang memiliki keistimewaan spiritual, meskipun tindakannya sering disalahpahami.

Sujiwo Tejo Mengakui Berburuk Sangka

Permintaan maaf Sujiwo Tejo didasarkan pada pandangannya bahwa tindakan Gus Miftah yang semula dianggap mengolok-olok penjual es teh, Sunhaji, justru membawa berkah.

Penjual tersebut menerima rezeki melimpah setelah kejadian itu, termasuk diberangkatkan umrah.

“Aku mau minta maaf pada Gus Miftah, karena telah suudzon, berburuk sangka ternyata Gus Miftah itu seorang wali,” ujar Sujiwo Tejo melalui akun Instagramnya, @president_jancukers, pada Jumat (6/12).

Menurut Sujiwo, tindakan Gus Miftah yang terlihat seperti ejekan sebenarnya bertujuan mulia, yaitu membantu tanpa membuat penerima merasa berutang budi.

Ia menyamakan ini dengan kisah-kisah wali yang sering memberi rezeki dengan cara tidak biasa.

Sujiwo Tejo Meminta Maaf kepad Sunhaji

Sujiwo juga menyampaikan permintaan maaf kepada Sunhaji, penjual es teh yang menerima bantuan umrah dari Gus Miftah.

Ia mengapresiasi Sunhaji yang disebutnya berpura-pura senang meski sebenarnya sudah mendapatkan pahala setara umrah karena niatnya.

“Aku juga mohon maaf kepada bapak Sunhaji yang pura-pura senang ketika diberangkatkan umrah, baik oleh Gus Miftah atau siapa pun,” ungkap Sujiwo Tejo.

Pernyataannya itu merujuk pada keyakinan bahwa seseorang yang tidak mampu secara finansial tetapi berniat beribadah haji atau umrah tetap mendapatkan pahala setara.

Baca Juga:  Lulus SMA, Almira Yudhoyono Anak AHY Dapat Penghargaan Academic Distinction Award

Seniman sekaligus budayawan Indonesia itu beranggapan penjual es teh tersebut berpura-pura bahagia diberangkatkan umrah, karena dirinya sudah mendapat gelar haji tanpa berangkat ibadah haji maupun umrah.

“Dia seolah-olah senang, padahal kalau orang umrah itu kalau udah diniatin umrah atau diniatin haji tetapi nggak sanggup itu pahalanya sama saja dengan orang yang berumrah, berhaji. Apalagi bapak Sunhaji, walaupun dia tidak umrah bahkan dia sudah haji karena namanya Sunhaji,” jelasnya.

Ia juga mengaitkan nama Sunhaji dengan makna spiritual, menyebutnya sudah “haji” tanpa harus menunaikan ibadah tersebut.

Pandangan Sujiwo Tejo tentang Netizen dan Pemimpin

Dalam pernyataannya, Sujiwo turut menyinggung netizen yang menghujat Gus Miftah.

Ia menganggap banyak dari mereka sebenarnya memuji secara tersirat tetapi menutupi pujian itu dengan komentar negatif.

“Aku juga minta maaf kepada netizen yang seolah-olah memakai dan menghujat Gus Miftah, padahal mereka tahu Gus Miftah wali. Berarti netizen juga wali,” ujar Sujiwo.

Indonesia Disebut sebagai Negara Para Wali

Pada akhir pernyataannya, Sujiwo Tejo memberikan refleksi bahwa Indonesia adalah negara yang penuh dengan wali.

Ia menyebut ulama, pemimpin negara, bahkan netizen, sebagai bagian dari “wali” yang pura-pura tidak menunjukkan kebaikan secara terang-terangan.

“Aku minta maaf ternyata Indonesia adalah negara para wali, netizennya wali, Sunhajinya wali, Gus Miftah dan gus-gus lain adalah wali, penguasanya wali pura-pura tidak memecat Gus Miftah,” katanya sambil menangis dalam video tersebut.

Trending