Connect with us

Viral

Satu Korban Ledakan di Pamulang Meninggal Dunia, Alami Luka Bakar Hampir 100 Persen

Agus (45), korban ledakan Pondok Cabe, meninggal dunia di RS Tarakan akibat luka bakar hampir 100 persen.

Logompn

Published

on

Update peristiwa ledakan di pamulang, satu korban meninggal dunia
Ledakan di Pamulang. Gambar: Instagram/@media.tangselife

Banten, MPN Indonesia 22 September 2025 - Agus (45), salah satu korban ledakan di Jalan Talas II, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, meninggal dunia pada Jumat malam (19/9).

Agus menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Tarakan, Jakarta, setelah sebelumnya dirawat dalam kondisi kritis akibat luka bakar hampir 100 persen.

Ketua RT 03 RW 01 Pondok Cabe Ilir, Masturo, menyampaikan bahwa Agus meninggal dunia sekitar pukul 22.30 WIB.

“Tadi malam (meninggal). Kami langsung ke rumah sakit,” kata Masturo, saat dikonfirmasi kepada awak media, Sabtu (20/9).

Korban Dimakamkan di Kampung Halaman

Jenazah Agus kemudian dibawa ke kampung halamannya di Ujung Genteng, Sukabumi, Jawa Barat, untuk dimakamkan atas permintaan ibunya.

“Itu karena ibunya yang minta, karena almarhum ini anak satu-satunya. Jadi minta dimakamkan di kampung saja, jadi kami juga ikut mengantar,” ujarnya.

Dalam laporan terpisah, Camat Pamulang, Mukroni, juga mengonfirmasi bahwa Agus mengalami luka bakar hingga 90 persen sebelum meninggal.

“Itu suaminya kan 90 persen luka bakarnya. Waktu saya menjenguk masih bisa respons,” ucap Mukroni saat dihubungi awak media, Sabtu (20/9).

Sementara itu, istri dan anak Agus masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kondisi Korban Lain

Istri Agus, Rini Andriani (40), dan anaknya, Rizki Raditia Pratama (18), masih dirawat di Rumah Sakit Hermina Ciputat.

Rini mengalami luka bakar sebesar 18 persen pada bagian bokong hingga kaki, sedangkan Rizki menderita luka bakar 12 persen dengan derajat 2B.

Mereka masih dirawat di unit perawatan intensif (ICU).

“Istri dan anaknya masih di ICU, masih mendapat perawatan,” kata Masturo.

Baca Juga:  Imbas Angin Kencang, Atap Lapangan Padel di Jakbar Ambruk

Sebelumnya, Agus sempat dirawat di RS Hermina Ciputat sebelum dirujuk ke RS Tarakan.

Direktur Medis RS Hermina Ciputat, Intan Nurhayati, menjelaskan bahwa kondisi Agus saat tiba masih sadar penuh, namun tanda vital menunjukkan komplikasi.

“Saat datang ke rumah sakit, kondisi korban masih sadar penuh, tetapi tanda vital mulai memperlihatkan komplikasi, seperti tensi tinggi serta laju napas dan nadi meningkat,” ujar Intan.

Kronologi Kejadian

Ledakan terjadi pada Jumat pagi (12/9) sekitar pukul 05.15 WIB di lingkungan RT 03 RW 01, Pondok Cabe Ilir, Pamulang.

Sejumlah warga awalnya mengira suara ledakan berasal dari benda jatuh atau suara hewan, sebelum akhirnya ledakan besar mengguncang wilayah tersebut.

Kapolres Metro Tangerang Selatan, AKBP Victor Inkiriwang, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan Puslabfor Bareskrim Polri menyimpulkan penyebab ledakan berasal dari kebocoran tabung gas LPG 12 kilogram.

“Dapat kami sampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan Puslabfor Bareskrim Polri diperoleh kesimpulan bahwa ledakan berasal dari kebocoran tabung gas LPG ukuran 12 kilogram di salah satu rumah warga di lokasi tempat kejadian perkara,” kata Victor beberapa waktu lalu.

Akibat ledakan tersebut, puluhan rumah mengalami kerusakan dan tujuh orang terluka, dengan empat di antaranya luka berat termasuk Agus, Rini, dan Rizki.

Empat korban lainnya telah diperbolehkan pulang setelah mendapat perawatan.

(AKM/NID/RAD)

Trending