Viral
Tanggapi Ucapan Purbaya yang Ditulis Netizen, Dwi Sasetyaningtyas: Gak Ada Bukti Namanya Fitnah
Dwi Sasetyaningtyas membantah komentar netizen yang mengutip pernyataan Menkeu Purbaya soal dana LPDP.
MPN Indonesia 25 Februari 2026 - Dwi Sasetyaningtyas, alumnus program beasiswa pemerintah dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), menanggapi pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang sempat disampaikan oleh seorang netizen melalui komentar di TikTok.
Dalam komentar itu, netizen mengutip ucapan Purbaya yang menyebut bahwa dana beasiswa berasal dari pajak dan utang negara, lalu menyindir unggahan Dwi yang dianggap menghina negara.
Merespons hal tersebut, Dwi memberikan bantahan tegas.
“Bagian mana gue pakai uang pajak dan menguntungkan pribadi? Kalau enggak ada bukti namanya fitnah. Udah gue data orang-orang yang fitnah-fitnah ini mau nama lo gue masukin juga? #iziiin,” ungkap akun TikTok @dwisasetyaningtya, dikutip MPN Indonesia pada Rabu (25/2).

Pernyataan Dwi muncul sebagai klarifikasi atas berbagai tuduhan dan tekanan yang diterimanya setelah unggahannya tentang kewarganegaraan anaknya viral di media sosial.
Ia menegaskan bahwa unggahan tersebut tidak ditujukan untuk menghina negara, melainkan merupakan luapan emosi pribadi.
“Apa pun latar belakang emosi yang melatarinya, dampak dari pernyataan tersebut tetap menjadi tanggung jawab saya sepenuhnya. Melalui pernyataan ini, saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa tersakiti serta atas kegaduhan yang terjadi,” ujar Dwi menyampaikan permintaan maaf di Instagram pribadinya @sasetyaningtyas.
Polemik ini turut menyeret suami Dwi, yang juga penerima beasiswa LPDP, dan pemerintah pun menegaskan akan meminta pengembalian dana beasiswa beserta bunganya.
Dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin (23/2), Purbaya menyatakan bahwa LPDP telah berkomunikasi dengan pihak keluarga penerima beasiswa dan menyebut bahwa setuju untuk mengembalikan uang LPDP.
Duduk Perkara dan Respons Pemerintah
Kontroversi bermula dari unggahan Dwi Sasetyaningtyas di akun Instagram dan Threads, yang memperlihatkan surat dari otoritas Inggris terkait kewarganegaraan anaknya.
Dalam video tersebut, ia mengatakan, “I know the world seems unfair. Tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu.”
Unggahan ini memicu kritik publik karena Dwi diketahui sebagai penerima program beasiswa dari LPDP yang didanai negara.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyayangkan sikap yang dinilai tidak mencerminkan tanggung jawab moral sebagai penerima beasiswa pemerintah.
“Saya harap teman-teman yang dapat pinjaman dari LPDP kalau nggak seneng ya gausah menghina negara lah. Jangan menghina negara sendiri,” ujar Purbaya, dikutip MPN Indonesia dari kanal YouTube APBN KiTa pada Rabu (25/2).
Ia juga menjelaskan bahwa LPDP merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk sumber daya manusia unggul, bukan sekadar untuk pendidikan luar negeri.
Dalam pernyataannya, Purbaya mengingatkan bahwa sumber dana LPDP berasal dari pajak dan sebagian dari utang negara.
Pemerintah akan menghitung secara rinci dana yang digunakan oleh penerima beasiswa tersebut, termasuk bunga sebagai konsekuensi dari penggunaan dana publik.
“Nanti saya akan blacklist dia di seluruh pemerintahan tidak akan bisa masuk,” ujar Purbaya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
