Connect with us

Viral

Tim Forensik Rilis Hasil Autopsi Kematian Juliana Marins, Ada Luka di Dada hingga Tulang Belakang

Tim forensik Brasil merilis laporan autopsi kematian Juliana Marins yang ternyata sempat alami periode agonal sebelum meninggal dunia.

Logompn

Published

on

Tim forensik rilis hasil autopsi kematian juliana marins, ada luka di dada hingga tulang belakang
Tim Forensik Rilis Hasil Autopsi Kematian Juliana Marins | Gambar: Instagram/@ajulianamarins

MPN Indonesia 11 Juli 2025 - Tim Kedokteran Forensik Brasil telah merilis hasil autopsi atas kematian Juliana Marins, seorang pendaki asal Brasil yang ditemukan meninggal setelah terjatuh saat mendaki Gunung Rinjani, Indonesia, pada Sabtu (21/6).

Berdasarkan laporan TV Globo, kematian Juliana Marins disebabkan oleh pendarahan internal. Luka-luka tersebut terjadi karena benturan keras saat terjatuh dari ketinggian.

Polisi Sipil Rio de Janeiro mengonfirmasi bahwa tubuh Juliana mengalami banyak luka trauma yang tersebar di beberapa bagian tubuh meliputi, tengkorak, dada, perut, panggul, anggota badan, dan tulang belakang.

Sementara itu, informasi tambahan dari media Brasil O Globo menyebut para ahli forensik memperkirakan bahwa Juliana Marins hanya mampu bertahan hidup selama 10 hingga 15 menit setelah terjatuh.

Hal ini berdasarkan temuan bahwa tidak ada tanda-tanda pendarahan lambat yang biasa muncul dalam kematian yang terjadi setelah beberapa waktu.

Tim Forensik Brasil Sebut Juliana Marins Alami Periode Agonal

Laporan terbaru dari tim forensik Brasil menambahkan bahwa Juliana mengalami periode agonal, yaitu kondisi menjelang kematian yang melibatkan gangguan serius pada pernapasan dan sirkulasi tubuh.

Selain cedera fisik, laporan menyebutkan kemungkinan penderitaan fisik dan mental sebelum meninggal.

“Menurut para ahli Brasil, waktu kematian yang tepat belum dapat ditentukan. Namun, diperkirakan ia bertahan hidup sekitar 10 hingga 15 menit setelah benturan, periode di mana, korban tidak mungkin bergerak atau memberikan respons yang efektif,” tulis keterangan media O Globo, dikutip MPN Indonesia, Jumat (11/7).

Meskipun tidak ditemukan tanda kekurangan gizi, kelelahan ekstrem, atau penyalahgunaan zat, kondisi lingkungan seperti stres dan isolasi disebut berpotensi berkontribusi pada disorientasi yang dialami Juliana.

Baca Juga:  Bocah 5 Tahun Meninggal Dunia usai Tenggelam di Kolam Renang Cisauk

Lokasi jatuhnya juga berada di jalur terjal dan terpencil, yang menyulitkan proses penyelamatan.

Kronologi Kejadian di Gunung Rinjani

Juliana Marins, 26 tahun, diketahui melakukan perjalanan backpacking ke beberapa negara Asia, termasuk Indonesia. Saat mendaki Gunung Rinjani pada Sabtu (21/6), ia terjatuh dari ketinggian sekitar 300 meter dan terus terperosok hingga kedalaman 650 meter.

Gunung Rinjani merupakan gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia. Evakuasi jenazah Juliana sempat terhambat oleh cuaca buruk dan medan terjal di sekitar lokasi jatuhnya.

Sepanjang pemeriksaan, baik otoritas Brasil maupun Indonesia menyatakan bahwa luka-luka yang diderita Juliana sepenuhnya sesuai dengan kecelakaan jatuh di medan ekstrem.

(AKM/NID/RAD)

MPN Studio Hadirkan Perjalanan MT Harjono Lewat Film Pendek, Ceritakan Perjuangannya untuk Indonesia
Film3 minutes ago

MPN Studio Hadirkan Perjalanan M.T. Harjono Lewat Film Pendek, Ceritakan Perjuangannya untuk Indonesia

Kadus di Deli Serdang Bakar Sendiri Barak Diduga Markas Narkoba
Berita14 minutes ago

Kadus di Deli Serdang Bakar Sendiri Barak Diduga Markas Narkoba

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga29 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita48 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita55 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita1 hour ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti1 hour ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi2 hours ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal2 hours ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi4 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi4 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Trending