Connect with us

Viral

Viral! Warga di Bantargebang Tebus Rp15.000 untuk Dapat Kupon Daging Kurban

Video viral tunjuk warga Bekasi diminta bayar Rp15.000 untuk daging kurban meski pegang kupon. Warganet pertanyakan etika pembagian kurban berbayar.

Logompn

Published

on

Viral! warga di bantargebang tebus rp15.000 untuk dapat kupon daging kurban
Viral! Warga di Bantargebang Tebus Rp15.000 untuk Dapat Kupon Daging Kurban. Gambar : Kolase Tangkapan Layar Instagram/@feedgramindo

MPN Indonesia 9 Juni 2025 - Sebuah video yang merekam pembagian daging kurban di Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, viral di media sosial.

Dalam video itu, warga diminta membayar Rp15.000 untuk setiap kantong daging yang mereka terima.

Rekaman tersebut diunggah oleh akun Instagram @feedgramindo pada Sabtu (7/6), dan langsung menuai perhatian publik.

Warga Sudah Pegang Kupon, Tapi Tetap Diminta Bayar

Dalam video, tampak dua ibu-ibu membawa kantong plastik berisi daging. Saat ditanya oleh perekam video, mereka mengaku harus membayar meski sudah mendapatkan kupon.

“Sudah bagi daging? Nebus?” tanya si perekam dalam unggahan video, dikutip MPN Indonesia pada Senin (9/6).

Salah satu ibu menjawab, “Sudah, nebus Rp45.000. Satu kantong Rp15.000.”

Keterangan ini memicu respons luas dari warganet, yang mempertanyakan mengapa pembagian daging kurban yang seharusnya gratis, malah dikenakan biaya.

Warganet Soroti Praktik Pembagian Kurban Berbayar

Dalam unggahan Instagram tersebut, akun @feedgramindo menambahkan narasi bahwa warga merasa keberatan dengan sistem pembayaran dalam pembagian daging kurban.

“Warga di Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, keluhkan pembagian daging kurban tapi masih disuruh bayar, padahal sudah ada himbauan dari Kang Dedi Mulyadi,” tulis akun tersebut.

Pernyataan ini pun memantik perdebatan soal etika dan keabsahan dalam pelaksanaan kurban. Banyak netizen menilai pembagian daging seharusnya tidak boleh dipungut biaya.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Pedagang Es Kue Ngaku Rumahnya Ngontrak padahal Milik Sendiri, KDM: Babeh kok Bohong?

Trending