Connect with us

Viral

Viral! Warga Sibolga Minta Maaf usai Jarah Minimarket karena Tak Kunjung Dapat Bantuan di Tengah Banjir

Seorang warga Sibolga bernama Muchlis meminta maaf secara terbuka usai menjarah minimarket di tengah bencana banjir dan longsor di Tapanuli Tengah. Ia mengaku terdesak kebutuhan hidup dan berjanji akan mengganti barang yang diambil.

Logompn

Published

on

Viral! warga sibolga minta maaf usai jarah minimarket karena tak kunjung dapat bantuan di tengah banjir
Viral! Warga Sibolga Minta Maaf usai Jarah Minimarket karena Tak Kunjung Dapat Bantuan di Tengah Banjir. Gambar : Kolase Tangkapan Layar TikTok/@galuh.hanna

MPN Indonesia 1 Desember 2025 - Seorang warga Sibolga, Sumatra Utara, bernama Muchlis menyampaikan permintaan maaf secara terbuka setelah ikut menjarah minimarket di tengah situasi darurat bencana.

Aksi penjarahan terjadi pada Sabtu (29/11) di beberapa gerai minimarket kawasan Jalan Lintas Sibolga, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Permohonan maaf tersebut disampaikan melalui akun TikTok pribadinya @galuh.hanna pada Minggu (30/11) dan kemudian viral di media sosial.

Unggahan itu memicu beragam reaksi publik, mulai dari kecaman hingga simpati terhadap kondisi warga terdampak bencana.

“Kepada pemilik Alfamart sebelumnya saya minta maaf, karena saya juga orang salah satu yang menjarah toko Alfamart tersebut. Saya sebenarnya tidak ada niat untuk berbuat itu, cuman karena keterbatasan makanan yang kami miliki, kami juga terjebak banjir, kami juga tidak ada uang untuk membeli, tidak ada bantuan sama sekali, akhirnya saya ikut mengambil juga,” ujar Muchlis dalam pengakuannya, dikutip MPN Indonesia pada Senin (1/12).

Ia mengaku mengambil mi instan, air mineral, dan snack karena terdesak kebutuhan hidup.

“Tadi saya mengambil mi instan tiga, sisa-sisa yang ada. Saya juga ambil air mineral dan snack,” ungkapnya.

Muchlis berjanji akan membayar semua barang yang diambil jika situasi kembali normal.

“InsyaAllah jika nanti hari telah membaik, saya pun sudah melakukan aktivitas, saya akan kembali ke toko itu dan membayar semuanya. Tadi saya ambil mi instan tiga, sudah saya masak untuk anak saya. Sekali lagi saya memohon maaf atas kekhilafan saya,” pungkasnya.

Kronologi Penjarahan Minimarket

Penjarahan terjadi di beberapa minimarket seperti Indomaret dan Alfamidi di Jalan Lintas Sibolga, Kecamatan Pandan.

Baca Juga:  Matel yang Sering Nongkrong di Cibiru Bandung Ditangkap Polisi saat Beraksi

Sejumlah warga terdampak banjir dan longsor mengambil kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, mi instan, air mineral, dan snack.

Peristiwa ini berlangsung di tengah bencana besar yang melanda Sumatra Utara pada akhir November 2025, yang turut menyebabkan terganggunya logistik dan hambatan distribusi bantuan sosial.

Dampak Bencana dan Kondisi Warga

Bencana alam tersebut menyebabkan ribuan warga kehilangan tempat tinggal, harta benda, serta akses terhadap kebutuhan dasar.

Kesulitan distribusi bantuan memperburuk situasi, membuat sebagian warga terpaksa bertahan tanpa pasokan makanan dan air bersih.

Dalam pengakuannya, Muchlis menyebut bahwa warga tidak memiliki uang dan tidak menerima bantuan apa pun sejak bencana terjadi, sehingga beberapa dari mereka nekat mengambil barang dari minimarket demi menyelamatkan keluarga dari kelaparan.

(AKM/NID/RAD)

Trending