Connect with us

Film

Doraemon Berhenti Tayang di RCTI setelah 35 Tahun Mengudara

Anime legendaris Doraemon resmi berhenti tayang di RCTI per awal 2026 setelah 35 tahun mengudara tanpa pengumuman resmi dari stasiun televisi.

Logompn

Published

on

Doraemon berhenti tayang di rcti setelah 35 tahun mengudara
Ilustrasi Poster Kartun Doraemon. Gambar : Ilustrasi AI by MPN Indonesia

MPN Indonesia 5 Januari 2026 - Anime legendaris Doraemon resmi berhenti tayang di stasiun televisi RCTI per awal tahun 2026.

Keputusan ini diketahui setelah film animasi tersebut tidak lagi tercantum dalam jadwal tayang resmi RCTI+ sejak Senin (29/12/2025) hingga Minggu (4/1/2026).

Padahal, selama lebih dari tiga dekade, Doraemon menjadi tayangan ikonik RCTI, khususnya di slot Minggu pagi, dan dalam beberapa tahun terakhir bahkan ditayangkan setiap hari.

Absennya film anime ini terjadi tanpa pengumuman resmi atau pernyataan terbuka dari pihak RCTI.

Berdasarkan pantauan pada situs RCTI+, tidak terdapat penayangan Doraemon dalam daftar program selama tujuh hari berturut-turut, termasuk pada Minggu (4/1), hari yang selama puluhan tahun identik dengan kartun pagi.

Kondisi ini menandai kali pertama Doraemon benar-benar menghilang dari RCTI sejak tayang perdana pada 1991.

Kabar tersebut ramai diperbincangkan warganet di media sosial. Salah satunya diunggah akun @IndoPopBase di platform X (sebelumnya Twitter) pada Senin (5/1) dan telah memperoleh 7.200 repost serta 19.000 like.

“Doraemon officially ends its run on RCTI after nearly four decades,” tulis akun tersebut, dikutip MPN Indonesia pada Senin (5/1).

Perjalanan Panjang Doraemon di Layar RCTI

Doraemon pertama kali hadir di Indonesia pada awal 1990-an melalui distribusi ADK Indonesia, yang sebelumnya bernama PT Perdana IMMG Indonesia, bersama Animation International Indonesia.

Serial animenya ditayangkan oleh RCTI dengan hak siar yang saat itu dimiliki PT Hikmad & Chusen, sementara versi komik diterbitkan oleh Elex Media Komputindo.

Anime ini diadaptasi dari manga karya Fujiko F. Fujio yang mengisahkan robot kucing dari masa depan bernama Doraemon, yang datang untuk membantu Nobita Nobi menghadapi berbagai kesulitan hidup dengan alat-alat dari kantong ajaibnya.

Baca Juga:  Ryan Adriandhy Siap Gelar Stand-Up Comedy Spesial Jika Film Jumbo Tembus 4 Juta Penonton

Versi animasi Doraemon diproduksi oleh Shin-Ei Animation Co., Ltd dan didistribusikan di Jepang oleh Toho Co., Ltd.

Seiring waktu, serial ini berkembang menjadi ikon budaya pop Jepang yang sangat dikenal masyarakat Indonesia.

Selama 35 tahun terakhir, RCTI menjadikan Doraemon sebagai salah satu program unggulan, terutama pada hari Minggu.

Dalam beberapa tahun terakhir, serial ini juga ditayangkan setiap hari dan menjadi bagian dari rutinitas pemirsa.

Sinyal Berakhirnya Penayangan Doraemon di RCTI

Sebelum benar-benar menghilang dari layar RCTI, sejumlah tanda berakhirnya kerja sama penayangan Doraemon sebenarnya sudah terlihat.

Salah satunya adalah tidak lagi ditayangkannya film layar lebar terbaru Doraemon di RCTI.

Beberapa film teranyar justru berpindah ke stasiun televisi lain, seperti Trans TV dan GTV.

Kini, baik serial mingguan maupun film layar lebar Doraemon tidak lagi hadir di RCTI, menandai berakhirnya era panjang kebersamaan anime tersebut dengan stasiun televisi swasta pertama di Indonesia itu.

Meski demikian, sejumlah pengisi suara (seiyu) versi bahasa Indonesia mengonfirmasi bahwa proses dubbing untuk episode-episode terbaru masih berjalan.

Kondisi ini memunculkan kemungkinan bahwa Doraemon akan berpindah ke stasiun televisi lain atau ke platform over-the-top (OTT).

(ELG/NID/RAD)

Trending